Menatap Liga 1, Darije Kalezic Tegaskan PSM Makassar Siap Tempur Meski Anggaran Terbatas

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menegaskan timnya siap menghadapi kompetisi Liga 1 meski harus menjalani persiapan dalam waktu relatif singkat dan dengan keterbatasan anggaran.

Pelatih asal Bosnia tersebut mengakui pembentukan skuad PSM Makassar musim ini tidak berlangsung dalam kondisi ideal. Namun, keterbukaan manajemen mengenai kondisi keuangan klub membuat proses persiapan tim dapat berjalan sesuai dengan situasi yang ada.

Darije mengatakan, waktu yang tersedia untuk membangun kembali kekuatan tim cukup terbatas. Meski demikian, ia mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan para pemain selama menjalani masa persiapan.

“Jujur, waktu kita singkat untuk bangun kembali tim baru. Kita juga punya keterbatasan dalam hal budget. Namun, saya senang PSM Makassar terbuka mengenai anggaran ini dan kita bekerja di dalamnya,” ujar Darije.

Menurutnya, kondisi finansial PSM juga menjadi tantangan tersendiri karena sejumlah klub Liga 1 memiliki kemampuan belanja pemain yang jauh lebih besar.

Darije menyebut terdapat klub yang mampu mengalokasikan anggaran hingga dua atau tiga kali lipat dibandingkan PSM Makassar. Namun, perbedaan tersebut tidak membuat dirinya kehilangan optimisme terhadap peluang tim Juku Eja.

“Sampai saat ini saya senang dan puas bagaimana kita bekerja mempersiapkan tim. Kita bangun tim ini dengan mengikuti style permainan yang saya inginkan,” katanya.

Darije juga memberikan kepercayaan kepada sejumlah pemain yang bertahan dari musim sebelumnya untuk menjalankan filosofi permainan yang telah diterapkan.

“Dari pemain-pemain musim lalu, saya punya kepercayaan bagi mereka untuk menjalankan strategi ini,” lanjutnya.

PSM Makassar Siap Diuji di Laga Perdana

PSM Makassar menjalani masa persiapan sekitar 6,5 minggu atau kurang lebih satu setengah bulan sebelum kompetisi Liga 1 dimulai.

Durasi tersebut dinilai cukup singkat untuk membangun sebuah tim, terutama dengan adanya perubahan komposisi pemain. Meski begitu, Darije memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan staf yang bekerja keras selama masa persiapan.

“Saya harus berikan pujian kepada pemain dan staf atas pekerjaan sangat bagus yang mereka lakukan. Saya pikir kita siap untuk musim ini,” jelasnya.

Darije menyadari kesiapan PSM Makassar baru benar-benar dapat diukur ketika kompetisi resmi bergulir. Karena itu, pertandingan pertama akan menjadi ujian penting bagi timnya.

“Di level mana kita berada, nanti di pertandingan Liga 1 kita akan lihat. Bahkan kita akan diuji di pertandingan pertama melawan tim juara musim lalu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan Darije tidak ingin menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan. Ia memilih fokus membangun kekuatan tim berdasarkan pemain yang tersedia dan menerapkan permainan kolektif.

Darije: Tidak Ada Lagi Sosok seperti Wiljan Pluim

Darije juga menanggapi pertanyaan mengenai sosok yang dapat menggantikan peran Wiljan Pluim, mantan kapten sekaligus salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan PSM Makassar.

Menurut Darije, mencari pemain dengan karakter dan pengaruh seperti Pluim bukan perkara mudah. Ia bahkan menilai sosok dengan profil serupa sangat sulit ditemukan, bukan hanya di PSM Makassar, tetapi juga di klub-klub Liga 1 lainnya.

“Tidak ada yang bisa gantikan Pluim, karena tidak ada lagi sosok seperti Pluim di PSM maupun klub lain di Liga 1,” tegasnya.

Darije bahkan memperkirakan sosok dengan karakter seperti Pluim akan sulit ditemukan di Indonesia dalam waktu yang panjang.

“Bahkan puluhan tahun ke depan, sosok seperti Pluim akan sulit ditemukan di Indonesia,” tambahnya.

Alih-alih mencari satu pemain yang dianggap sebagai pengganti langsung Pluim, Darije memilih membangun kekuatan kolektif. Ia ingin seluruh pemain memiliki mentalitas bertarung dan mampu menjalankan tanggung jawab secara bersama-sama.

“Sekarang tugas saya adalah membangun tim dengan puluhan pemain yang punya mentalitas Ewako. Kita harus meraih kemenangan dan membuat progres sebagai satu kesatuan tim,” pungkasnya.

Dengan kondisi tersebut, PSM Makassar akan memasuki Liga 1 dengan pendekatan yang menitikberatkan pada kolektivitas, disiplin taktik, serta mentalitas bertarung. Kemampuan tim besutan Darije Kalezic akan mulai terlihat ketika kompetisi resmi bergulir. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan