MENITNEWS.CO.ID, MISANO — Pabrikan Honda menunjukkan sinyal kebangkitan pada sesi Practice MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung di Sirkuit Misano. Dua pembalapnya berhasil mengamankan tempat di kualifikasi kedua (Q2), membuka peluang bagi pabrikan asal Jepang tersebut untuk bersaing memperebutkan posisi depan.
Hasil positif ini menjadi momen krusial bagi Honda di tengah ketatnya dominasi Ducati dan Aprilia sepanjang musim. Luca Marini dan Johann Zarco tampil solid sejak sesi awal hingga mampu mengakhiri latihan bebas hari pertama di zona 10 besar.
Luca Marini mencatatkan pencapaian penting dengan langsung lolos ke Q2 untuk pertama kalinya musim ini. Pembalap berkebangsaan Italia tersebut membuka sesi latihan bebas pertama (FP1) di urutan ketujuh, mengungguli nama-nama besar seperti Jorge Martin dan Fabio Quartararo.
Konsistensi penampilan Marini berlanjut hingga sesi Practice. Ia mempertahankan posisi ketujuh setelah mengukuhkan catatan waktu terbaik 1 menit 30,640 detik.
Hasil manis juga diraih oleh Johann Zarco. Pembalap tim satelit Honda tersebut menyusul Marini ke Q2 usai mengakhiri sesi Practice di urutan kedelapan.
Marini tidak dapat menyembunyikan rasa puasnya atas hasil yang diraih pada hari pertama. Ia menilai performa motor RC213V bekerja optimal sejak awal sesi berkat karakter lintasan Misano yang mendukung.
“Hari yang sangat baik, Jumat yang benar-benar positif. Saya sangat menyukai trek ini dan motor bekerja dengan sangat baik sejak lap pertama karena sirkuit ini memiliki daya cengkeram yang sangat bagus,” ujar Marini seperti dikutip dari Honda.Racing.
Ia menuturkan bahwa jarak kecepatannya kini semakin rapat dengan para pembalap papan atas seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Marco Bezzecchi. Kendati demikian, Marini menyadari pentingnya sesi kualifikasi untuk menentukan posisi start mengingat karakter sirkuit yang tergolong sempit.
“Tentu saja kita perlu tetap fokus karena Misano adalah trek yang cukup sempit sehingga kualifikasi akan menjadi poin kunci, tetapi berada di Q2 sudah sangat membantu kami,” tutur adik dari Valentino Rossi tersebut.
Nada optimis serupa diungkapkan oleh Johann Zarco. Pembalap yang pernah menyumbangkan podium bagi Honda musim lalu itu mengaku puas dengan ritme balap yang ia dapatkan sejak sesi pagi.
“Saya cukup senang. Misano adalah trek yang sulit, jadi saya sangat senang bisa mendapatkan kecepatan sejak sesi pertama pagi ini. Kami memiliki kecepatan yang bagus, yang merupakan hal positif, dan itu memungkinkan saya untuk memberikan umpan balik yang jelas kepada kru sehingga kami dapat bekerja ke arah yang benar,” jelas Zarco.
Meski demikian, Zarco menegaskan masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi kendaraan sebelum sesi kualifikasi dan balapan utama berlangsung.
“Saya pikir masih ada ruang untuk meningkatkan waktu putaran, jadi besok kita perlu terus berusaha. Jika saya bisa menemukan sedikit peningkatan lagi, saya pikir kita bisa berjuang untuk barisan depan grid,” kata Zarco.
Keberhasilan Marini dan Zarco menembus Q2 memberikan angin segar bagi Honda untuk mengamankan posisi start di barisan depan. Sementara itu, dua pembalap Honda lainnya, Joan Mir dan Diogo Moreira, harus berjuang dari sesi Q1. Moreira sebenarnya sempat menembus posisi 10 besar sebelum akhirnya melorot ke urutan ke-17. (*)



