MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — UPT RSUD Labuang Baji berkolaborasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Yayasan Kita Bisa, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menggelar bakti sosial berupa operasi katarak gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang operasi RSUD Labuang Baji, baru-baru ini, dengan melibatkan dokter spesialis mata dari RSUD Labuang Baji dan RSUD Bhakti Pajajaran.
Program ini diawali dengan pendaftaran dan penjaringan calon peserta di sejumlah wilayah di sekitar Makassar.
Selain RSUD Labuang Baji sebagai rumah sakit pelaksana, proses penjaringan turut melibatkan sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Sosial, yakni Sentra Wirajaya Makassar, Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa, dan Sentra Pangurangi Kabupaten Takalar.
Peserta yang dijaring diprioritaskan berasal dari kelompok masyarakat desil 1 dan desil 2. Selanjutnya, calon peserta menjalani pemeriksaan atau screening katarak oleh dokter spesialis mata di Poliklinik Mata RSUD Labuang Baji.
Sebanyak 50 lansia dari sejumlah wilayah mengikuti proses screening tersebut. Mereka berasal dari Makassar, Gowa, Takalar, Wajo hingga Luwu.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 23 peserta dinyatakan membutuhkan tindakan operasi katarak. Sementara peserta lainnya mendapatkan rekomendasi untuk melanjutkan pelayanan melalui rawat jalan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Proses screening dilaksanakan selama dua hari, yakni 10-11 September 2026. Setelah itu, peserta yang memenuhi kriteria medis menjalani operasi katarak pada Sabtu, 12 September 2026 lalu.
Direktur UPT RSUD Labuang Baji, Suharnah, S.K.M., M.Tr.A.P., mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Suharnah didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Diklit RSUD Labuang Baji, dr. Ade Chandra, M.Kes, Sp.THT-KL, serta Ketua Tim Operasi, dr. Dini Sitorus, Sp.M., M.Kes.
“Tentu dalam kegiatan operasi katarak ini, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan fasilitas serta tenaga medis terbaik yang kami miliki,” ujar Suharnah, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan program dan instruksi Bapak Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyiapkan dan memaksimalkan seluruh fasilitas kesehatan yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Pelayanan bagi peserta tidak berhenti setelah tindakan operasi. Peserta juga mendapatkan kontrol pascaoperasi untuk memantau kondisi mata sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
RSUD Labuang Baji berharap kegiatan bakti sosial tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan lembaga sosial.
Kolaborasi serupa diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata.
Khususnya bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh layanan operasi katarak.
Selain membantu peserta mendapatkan layanan operasi secara gratis, kegiatan tersebut juga diharapkan turut mendukung upaya mengurangi beban gangguan penglihatan akibat katarak di masyarakat. (*)



