MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Langkah pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk mengamankan posisi terdepan pada seri Moto3 Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026), harus berakhir antiklimaks.
Memulai balapan dari urutan ke-19, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut sempat menyuguhkan aksi comeback impresif hingga menembus posisi empat besar. Namun, nasib kurang beruntung menghampirinya setelah steward menjatuhkan hukuman long lap penalty.
Hukuman tersebut diberikan usai Veda terlibat insiden kontak di lintasan saat bersaing ketat merebutkan posisi keempat dengan pembalap David Munoz. Akibat penalti tersebut, Veda harus rela melorot dan menyelesaikannya balapan di posisi ke-13.
Sejak awal balapan, perjuangan pembalap bernomor start 9 dari Honda Team Asia ini memang tergolong berat. Memulai dari barisan belakang, Veda diprediksi bakal kesulitan menembus zona poin, terlebih kelompok terdepan langsung dipimpin oleh duel sengit antara Brian Uriarte dan David Almansa.
Meski demikian, Veda tampil agresif sejak lampu hijau menyala. Pada putaran kedua, ia berhasil merangkak naik ke posisi 15, dan terus merangsek mendekati rombongan sepuluh besar setelah melewati Valentin Perrone pada putaran kelima.
Persaingan di barisan depan sempat diwarnai drama saat pimpinan balapan, David Almansa, mengalami kecelakaan di tikungan dua pada lap ke-8 akibat kehilangan daya cengkeram ban. Momen ini dimanfaatkan Maximo Quiles untuk mengambil alih posisi terdepan.
Di saat bersamaan, penampilan konsisten Veda terus membuahkan hasil. Usai menyalip Hakim Danish dan Joel Kelso di lap ke-9, ia sukses menembus posisi ketujuh, lalu naik ke posisi enam setelah Rico Salmela terjatuh pada lap berikutnya.
Puncaknya terjadi ketika Veda secara luar biasa berhasil menyalip David Munoz untuk mengamankan posisi keempat. Sayangnya, kontak yang terjadi dalam duel ketat tersebut membuat pengawas balapan menjatuhkan hukuman long lap penalty, yang menggagalkan peluangnya mencetak hasil terbaik musim ini.
Podium utama Moto3 Austria 2026 akhirnya direbut oleh Maximo Quiles, disusul Brian Uriarte di posisi kedua, dan Alvaro Carpe yang melengkapi tiga besar. Bagi pencinta balap di Indonesia, penampilan Veda tetap menunjukkan potensi besar meski hasil akhir belum memihak. (*)



