MENITNEWS.CO.ID, SAN SIRO — Kemenangan telak AC Milan atas Lecce dengan skor 3-0 di San Siro pada pekan ke-5 Liga Italia, Minggu (20/9/2026), menegaskan peran krusial Diego Moreira. Winger muda berusia 22 tahun tersebut kembali mencetak gol kendati baru dimasukkan pada 20 menit terakhir pertandingan.
Didatangkan dari Strasbourg pada bursa transfer musim panas lalu, Moreira membuktikan efisiensinya di lapangan. Dalam dua laga terakhir, pemain asal Belgia ini mencatatkan tiga gol hanya dari total durasi bermain sekitar 75 menit.
Gol ke gandaan di laga melawan Lazio pekan lalu serta satu gol penutup ke gawang Lecce menjadikan Moreira top skor sementara I Rossoneri untuk musim 2026–2027. Catatan perolehan golnya melampaui deretan nama pemain lain seperti Adrien Rabiot, Alphadjo Cisse, Christian Pulisic, hingga Goncalo Ramos.
Menjawab Keraguan Nilai Transfer
Keputusan AC Milan menggelontorkan dana transfer hingga 50 juta euro untuk mendatangkan Moreira sempat menuai sorotan. Pasalnya, nilai pasar sang pemain awalnya ditaksir berada di kisaran 25 juta euro. Namun, performa impresifnya sejauh ini memberikan sinyal positif atas investasi besar klub.
Menanggapi kontribusinya dari bangku cadangan, Moreira menyatakan bahwa dirinya tetap berfokus memberi dampak nyata setiap kali dipercaya tampil. Menurutnya, profesionalisme dan komitmen di lapangan adalah hal utama.
“Saya sebenarnya adalah seseorang yang tahu persis apa yang saya inginkan dalam karier dan kehidupan, jadi saya pikir penting untuk tetap fokus,” ujar Moreira sebagaimana dikutip dari Milannews via Bolasport.com.
Ia menambahkan bahwa peran sebagai pemain pengganti tidak menyurutkan motivasinya untuk menjadi teladan dalam tim.
“Saya pikir saya adalah contoh terdepan sekarang. Saya tidak menjadi starter, tetapi saya datang dari bangku cadangan, mencetak gol, dan saya pikir saya bermain bagus,” tuturnya.
Menanti Kesempatan Starting XI
Meskipun menunjukkan ketajaman tinggi, Moreira menyerahkan penuh keputusan pemilih susunan pemain kepada sang pelatih. Ia menegaskan bakal terus bekerja keras pada setiap sesi latihan demi mengamankan tempat utama di skuat Il Diavolo Rosso.
“Kapan saya akan menjadi starter? Anda harus bertanya pada pelatih. Saya akan lanjut memberikan yang terbaik lalu dia akan memutuskan. Tetapi, walaupun saya tidak menjadi starter, itu tidak apa-apa,” jelas Moreira.
Sikap tenang dan performa konsisten ini diharapkan dapat memberi dampak positif pada kestabilan AC Milan dalam mengarungi kompetisi Liga Italia musim ini, khususnya bagi para penggemar sepak bola di Indonesia yang terus mengikuti perkembangan Serie A. (*)



