PWI Sulsel Perkuat Kolaborasi Dengan RRI, TVRI, dan ANTARA Lawan Disinformasi

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan (Sulsel), memperkuat sinergi dengan media publik dan kantor berita nasional untuk menghadapi tantangan disinformasi serta menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Kolaborasi tersebut melibatkan tiga media terkemuka, yakni Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Makassar, LPP TVRI Sulawesi Selatan, dan Kantor Berita ANTARA. Sinergi ini diarahkan untuk memperkuat produksi karya jurnalistik yang sehat, edukatif, kredibel, dan memberikan dampak positif bagi publik.

Ketua PWI Sulsel terpilih, Ir. Suwardi Thahir, M.I.Kom., bersama jajaran pengurus menunjukkan dukungan terhadap penguatan kolaborasi tersebut dengan menghadiri Jalan Santai yang digelar LPP RRI Makassar dalam rangka memperingati Hari Radio ke-81, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut turut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara PWI Sulsel dan RRI Makassar sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem informasi yang tepercaya.

Suwardi mengapresiasi hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara RRI dan berbagai mitra media, termasuk PWI Sulsel. Menurutnya, kerja sama antarlembaga media menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi di era digital.

“Kemitraan PWI Sulsel bersama RRI, TVRI, dan ANTARA teramat krusial untuk terus dirawat. Lewat kolaborasi ini, kita tak cuma menyajikan berita yang bergizi dan mendidik, tetapi juga berdiri paling depan dalam menapis gempuran hoaks,” ujar Suwardi.

Ia menilai perkembangan teknologi digital telah membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan menyebarkan informasi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa maraknya hoaks, disinformasi, dan informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, media arus utama dituntut untuk terus menjaga standar jurnalistik dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui proses verifikasi yang memadai.

Menurut Suwardi, tanggung jawab tersebut tidak hanya berlaku pada kanal media konvensional, tetapi juga pada berbagai platform digital yang kini menjadi bagian penting dari pola konsumsi informasi masyarakat.

“Ke depan, kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai aksi nyata,” katanya.

Ia mendorong agar kolaborasi PWI Sulsel bersama RRI, TVRI, dan ANTARA dapat dikembangkan melalui berbagai program, termasuk pelatihan peningkatan kompetensi wartawan serta penguatan literasi media bagi masyarakat.

Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan jurnalis dalam menghadapi perubahan lanskap media sekaligus membantu masyarakat semakin kritis dalam memilah informasi.

Sementara itu, Jalan Santai RRI Makassar dalam rangka Hari Radio ke-81 mendapat antusiasme tinggi dari berbagai komunitas dan elemen masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi salah satu agenda pemungkas rangkaian peringatan Hari Radio ke-81 sekaligus RRI Fest 2026.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antara RRI dan masyarakat, tetapi juga membuka ruang penguatan sinergi antara lembaga penyiaran publik, organisasi profesi wartawan, dan media massa dalam menghadirkan informasi yang berkualitas bagi publik.

Penguatan kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem pers yang sehat, sekaligus memperkuat peran media arus utama sebagai sumber informasi yang kredibel di tengah derasnya arus disinformasi digital. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan