Sinergi Kecamatan Panakkukang dan DPPKB Makassar Gencarkan Penurunan Stunting Lewat Penyaluran Gizi

MENITNEWS.CO.ID, ​MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Panakkukang memperkuat sinergi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Sinergi strategis ini diwujudkan melalui penyerahan simbolis bantuan makanan tambahan bergizi bagi anak stunting dan ibu hamil yang berlangsung di Hotel Myko Makassar, baru-baru ini.

​Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Kota Makassar dan sektor swasta melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Selain Camat Panakkukang Syahril dan jajaran DPPKB Makassar, acara ini turut melibatkan unsur kewilayahan mulai dari Lurah Sinrijala, Lurah Pampang, TP PKK Kecamatan Panakkukang, hingga para kader Posyandu setempat.

​Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan DPPKB Makassar serta berbagai pihak terkait menjadi kunci utama dalam memastikan intervensi gizi ini tepat sasaran.

​”Kolaborasi antara Kecamatan Panakkukang dan DPPKB Makassar ini adalah komitmen bersama untuk menekan angka stunting secara signifikan di wilayah Panakkukang.

“Melalui sinergi dengan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan serta dukungan para kader Posyandu, kelurahan, dan TP PKK, kami ingin memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang layak demi masa depan generasi Makassar yang lebih sehat,” ujar Syahril, saat dikonfirmasi Rabu (9/9/2026).

​Senada dengan hal tersebut, Kepala DPPKB Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun di tingkat kecamatan dalam mengoptimalkan layanan kesehatan keluarga.

​”Kami mengapresiasi langkah taktis Kecamatan Panakkukang yang aktif menggerakkan seluruh lini, mulai dari tingkat kelurahan hingga kader Posyandu. Intervensi gizi bagi anak stunting dan ibu hamil melalui kolaborasi bersama sektor swasta ini harus terus dijaga kesinambunyiannya agar target penurunan angka stunting di Kota Makassar dapat tercapai secara optimal,” ungkap Andi Irwan Bangsawan.

​Program bantuan kolaboratif ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu mendongkrak kualitas gizi ibu hamil serta mempercepat penurunan angka prevalensi stunting secara berkelanjutan di Kota Makassar, khususnya di wilayah Kecamatan Panakkukang. (Adv)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan