Pasokan Pertalite di Makassar Dipastikan Aman hingga 14 Hari Ke Depan

Antri BBM di SPBU Gowa, Hari Jumat (11/9/2026) (Foto: Hidyatat/menitnews.co.id)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipastikan berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan warga hingga dua pekan mendatang. Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional IV Sulawesi terus memperketat alur penyaluran demi mencegah timbulnya kembali antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa ketahanan stok Pertalite di terminal BBM saat ini berada pada kisaran rata-rata 8 hingga 14 hari. Pasokan BBM tersebut disokong secara berkala melalui kilang yang berada di Tuban dan Balikpapan.

“Untuk Pertalite sekarang rata-ratanya terendah antara delapan sampai dengan 14 hari dan nanti akan dijaga dengan baik. Itu dari Tuban maupun dari Balikpapan,” terang Wahyudi saat ditemui di Makassar, Minggu (13/9).

Wahyudi menggarisbawahi bahwa kondisi persediaan di terminal distribusi BBM berada dalam level normal. Pengiriman dari kilang dilakukan secara berseri setiap dua hingga tiga hari sekali demi memastikan suplai menuju Makassar tidak terputus.

Langkah ini diambil setelah pemerintah daerah bersama Pertamina Patra Niaga dan Pertamina pusat menggelar evaluasi komprehensif atas kemacetan serta antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di beberapa SPBU Makassar. Evaluasi tersebut menyasar perbaikan mekanisme distribusi, khususnya untuk jenis Pertalite dan Biosolar.

Sebagai bentuk penanganan konkret, jumlah SPBU yang beroperasi penuh selama 24 jam di Makassar kini ditambah secara signifikan. Kebijakan ini diterapkan untuk memecah penumpukan antrean kendaraan yang sempat marak di lapangan.

“Jumlah SPBU di Kota Makassar sebelum terjadinya antrean itu ada 11 yang beroperasi 24 jam. Ini kita tingkatkan menjadi 25 SPBU yang di-upgrade dan dilakukan operasi 24 jam,” jelas Wahyudi.

Melalui optimalisasi pasokan kilang serta penambahan jam operasional SPBU tersebut, BPH Migas optimistis alur distribusi BBM di wilayah Makassar dan sekitarnya dapat berjalan aman dan lancar. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan