MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk menerima kunjungan strategis dari delegasi industri asal Jerman, yang terdiri atas German Engineering Federation (VDMA), German Trade & Invest (GTAI), German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce (EKONID), serta sejumlah perwakilan perusahaan teknologi dan rekayasa di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah penting bagi kedua belah pihak untuk bertukar perspektif mengenai lanskap industri nikel di Indonesia, arah operasional dan proyek pertumbuhan perusahaan, penerapan praktik pertambangan berkelanjutan, serta penjajakan peluang kolaborasi strategis dengan mitra teknologi global.
Dalam pemaparannya, PT Vale membagikan portofolio penerapan teknologi canggih dalam kegiatan operasional pertambangannya. Beberapa inisiatif unggulan yang diperkenalkan meliputi sistem pengelolaan armada (fleet management), pemantauan operasional secara real-time, penerapan fatigue management system, uji coba armada truk listrik, hingga pengembangan pusat kendali terintegrasi atau Integrated Operations Center.
Seiring dengan perluasan cakupan dan pertumbuhan operasional perusahaan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, pengintegrasian inovasi teknologi dan penguatan kolaborasi lintas negara dinilai krusial.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara aman, efisien, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing tinggi di kancah global.
Menanggapi kunjungan tersebut, Senior Coordinator Media Relations PT Vale Indonesia, Suwarny Dammar, menyatakan bahwa keterbukaan terhadap inovasi dan kemitraan strategis merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan pertambangan yang bertanggung jawab.
”Teknologi membuka peluang luas, dan kolaborasi memperkuat pertumbuhan kita bersama. Kunjungan dari delegasi industri Jerman ini menegaskan komitmen PT Vale untuk terus mengadopsi standar global dan teknologi terbaik demi mewujudkan praktik pertambangan yang aman, efisien, serta berkelanjutan di wilayah operasi kami,” ujar Suwarny Dammar.
Melalui kegiatan berbagi pengetahuan ini, PT Vale Indonesia optimistis dapat terus memperluas jaringan kerja sama internasional serta mendorong transformasi industri pertambangan nasional menuju era yang lebih hijau dan modern. (Adv)



