Tarik Minat Anak Muda, Festival Pasar Rakyat Siap Digelar di Pabaeng Baeng Makassar

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pasar Pabaeng Baeng di Kota Makassar dipastikan bakal menyajikan suasana berbeda pada pertengahan November mendatang. Kawasan ini terpilih menjadi tempat penyelenggaraan Festival Pasar Rakyat, sebuah ajang dua hari yang mengombinasikan pemberdayaan pedagang, revitalisasi fasilitas publik, hingga kegiatan edukasi masyarakat.

Inisiatif CSR yang digagas Adira Finance bersama Sokoguru Media UMKM Indonesia ini mendapat sambutan positif dari jajaran pengelola pasar daerah. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menilai agenda tersebut hadir pada momen yang tepat untuk membangkitkan kembali geliat aktivitas ekonomi warga setempat.

“Kami sangat mengapresiasi rencana kerja sama ini. Insyaallah Pasar Pabaeng Baeng nantinya akan disulap menjadi tempat Festival Pasar Rakyat yang megah dan tentunya memberikan dampak positif bagi pedagang dan masyarakat,” ujar Ali saat menerima kunjungan rombongan CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia, Nuari Hadian.

Ali menegaskan rasa terima kasihnya atas penunjukan Pasar Pabaeng Baeng sebagai pusat kegiatan. Usai pertemuan tersebut, Ali bersama Kabag Umum, Kabag Kerja Sama, serta Kabag Perencanaan Perumda Pasar Makassar langsung mendampingi tim penyelenggara meninjau area Pasar Pabaeng Baeng Timur yang akan digunakan sebagai arena utama penyeleggaraan.

Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, Festival Pasar Rakyat memperluas jangkauan wilayahnya ke kawasan timur Indonesia. Setelah sebelumnya rutin digelar di Jawa dan Sumatera, tahun ini penyelenggara menyasar tiga kota di Sulawesi, yaitu Gorontalo, Palu, dan Makassar. Untuk wilayah Makassar, seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di Pasar Pabaeng Baeng pada 7-8 November.

CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia, Nuari Hadian, mengungkapkan bahwa misi utama kampanye ini adalah menggugah kembali minat publik untuk meramaikan pasar tradisional. Program ini dirancang bukan sekadar ajang selebrasi seremonial, melainkan berfokus pada penguatan kapasitas para pelaku usaha kecil di dalamnya.

Sebanyak 36 pedagang bakal dipilihi untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif secara gratis selama tiga bulan. Materi pelatihan mencakup literasi keuangan, pengelolaan modal usaha agar terpisah dari finansial pribadi, hingga pengurusan sertifikasi halal.

Selain itu, para pedagang dibekali pemahaman digitalisasi lewat optimalisasi platform WhatsApp Business. Skema ini disiapkan agar mereka tetap dapat melayani pembeli secara daring di siang hari setelah menuntaskan aktivitas fisik di lapak pasar.

Upaya memanjakan pengunjung juga dibarengi dengan aksi perbaikan infrastruktur fisik pasar. Penyelenggara akan melakukan perbaikan toilet dan musala, pengecatan dinding mural, penyediaan sarana sampah terpilah, hingga penataan zonasi agar area pedagang tampak lebih rapi dan tertata.

Seluruh rangkaian pembinaan tersebut nantinya bermuara pada pesta puncak festival selama dua hari. Berbagai hiburan rakyat, lomba, ajang olahraga, kerja bakti massal, pameran inklusi keuangan, pameran kostum berbahan daur ulang, edukasi safety riding, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi pedagang siap memeriahkan suasana.

Generasi muda juga turut dirangkul lewat agenda “Generasi Anak Sayang Pasar”. Anak-anak sekolah di sekitar lokasi akan diajak berbelanja langsung, mendengarkan storytelling, serta mengikuti lomba mewarnai demi menumbuhkan kembali kedekatan mereka terhadap ekosistem pasar rakyat.

Melalui tagline “Sahabat Pasar Adira”, pihak penyelenggara berharap sinergi ini tidak hanya meramaikan pasar secara instan, tetapi juga mampu meninggalkan dampak berlanjut bagi ekosistem serta kemandirian para pedagang setempat. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan