MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Hubungan rumah tangga pasangan figur publik Sara Wijayanto dan pesulap Demian Aditya resmi memasuki babak baru di meja hijau. Sara diketahui telah mendaftarkan gugatan cerai terhadap suaminya di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.
Kabar pendaftaran gugatan perceraian tersebut dikonfirmasi oleh pihak pengadilan. Berkas perkara perceraian pasangan tersebut telah terdaftar sejak awal September 2026 dan siap disidangkan dalam waktu dekat.
Humas PA Jakarta Selatan, Abit, membenarkan keberadaan berkas perkara atas nama pasangan selebritas tersebut. Ia menyebutkan bahwa pendaftaran dilakukan secara resmi oleh pihak istri melalui perwakilan hukumnya.
“Iya, jadi orang yang saudara maksud itu AP alias… kemudian istrinya itu SW, itu memang perkaranya sudah masuk,” ujar Abit saat dikonfirmasi wartawan, sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube Reyben Entertainment via Tribun Style, Selasa (22/9/2026).
Abit menambahkan bahwa perkara gugatan cerai tersebut tercatat secara resmi dengan nomor registrasi 3594. Pendaftaran berkas dilakukan pada 8 September 2026 lalu.
“Yang mengajukan itu istrinya, pihak wanita. Masuk gugatan tanggal 8 September 2026. Kemudian baru akan disidangkan besok lusa tanggal 24 September 2026,” jelas Abit.
Agendakan Mediasi pada Sidang Perdana
Pada agenda persidangan perdana yang dijadwalkan pada Kamis, 24 September 2026, majelis hakim mewajibkan kehadiran kedua belah pihak secara langsung. Kehadiran fisik para prinsipal menjadi syarat utama untuk memulai tahapan mediasi sesuai prosedur hukum acara perdata yang berlaku.
“Iya, jadi kalau perkara perceraian pada sidang pertama itu para prinsipal diperintahkan oleh majelis untuk hadir. Karena jika dua-duanya hadir, itu akan dilakukan mediasi dulu,” kata Abit menjelaskan alur persidangan.
Hingga saat ini, pihak PA Jakarta Selatan belum membeberkan poin-poin materi dalam gugatan tersebut. Pihak pengadilan menolak memberikan rincian terkait adanya tuntutan tambahan seperti pembagian harta bersama maupun identitas kuasa hukum yang ditunjuk, demi menjaga kode etik pengadilan.
Sempat Diterpa Isu Keretakan dan Spekulasi Publik
Sebelum gugatan resmi ini terdaftar di pengadilan, publik sempat menyoroti renggangnya kebersamaan pasangan yang menikah pada 2014 tersebut. Rangkaian spekulasi mengenai kondisi keretakan rumah tangga mereka marak beredar di media sosial.
Bahkan, sempat muncul rumor tak berdasar yang mengaitkan Sara dengan pihak ketiga. Menanggapi tuduhan dan narasi yang beredar di jagat maya tersebut, Sara sempat memberikan tanggapan tegas melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahannya di platform Threads, Sara mengisyaratkan keberatan atas informasi yang ia sebut sebagai fitnah. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi narasi liar dan lebih berfokus pada hal-hal positif.
“Siap siap yaa untuk akun yang menuliskan berita fitnah & hoax. Yang paling lucu yang pada komentar.. sebegitu banyaknya orang gak bahagia di dunia ini,” tulis Sara.
Meski gugatan cerai telah resmi terdaftar dan jadwal sidang mediasi telah ditetapkan, alasan mendasar di balik keputusan penutupan riwayat pernikahan pasangan ini masih belum diungkap secara terbuka oleh kedua belah pihak. (*)



