MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT Vale Indonesia Tbk, menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi industri melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Komitmen ini dipaparkan dalam acara Sosialisasi Kebijakan Energi bersama Dewan Energi Nasional (DEN) dan Universitas Hasanuddin di Makassar.
Dalam operasionalnya di Sorowako, PT Vale mengandalkan energi bersih yang disuplai oleh tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yakni Larona, Balambano, dan Karebbe. Pembangkit ini memanfaatkan aliran Sungai Larona yang bersumber dari tiga danau utama, yaitu Danau Matano, Mahalona, dan Towuti, dengan total kapasitas terpasang mencapai 365 Megawatt (MW).
Dari total kapasitas tersebut, sebagian daya sebesar 10,7 MW turut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui PT PLN (Persero).
Sripeni Inten Cahyani, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), mengapresiasi langkah operasional PT Vale yang dinilai tangguh terhadap perubahan iklim ekstrem. “Lesson learned yang terbaik dari pengoperasian PLTA-nya PT Vale, bahkan sampai cuaca kemarau ekstrem pun masih bertahan dan tak ada penurunan debit, itu luar biasa dalam menjaga ekosistem sampai ke hulu,” ungkap Sripeni.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation & Infrastructure Officer PT Vale Indonesia, Abu Ashar, menekankan pentingnya menjaga kelestarian hulu dan daerah tangkapan air demi keberlangsungan energi bersih.
Pihaknya konsisten menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik (good mining practices), mulai dari perlindungan hutan, reklamasi, hingga pengelolaan limpasan air melalui fasilitas pengolahan air (water treatment).
Sementara itu, Senior Coordinator Media Relations PT Vale Indonesia, Suwarny Dammar, menyatakan bahwa integrasi antara pengelolaan sumber daya alam dan inovasi rendah karbon merupakan kunci utama perusahaan dalam menjaga ketahanan energi sekaligus meminimalkan dampak lingkungan.
“PT Vale terus berupaya memastikan bahwa praktik pertambangan yang kami jalankan tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga selaras dengan pelestarian lingkungan hidup dan kontribusi nyata bagi transisi energi bersih di Indonesia,” ujar Suwarny Dammar.
Pemanfaatan energi terbarukan ini menjadi bagian dari langkah strategis PT Vale dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus mendukung target penurunan emisi karbon nasional untuk masa depan Indonesia yang lebih hijau. (Adv)



