Penyerapan Alumni TSM SMKN 1 Rangas Tembus 60 Persen, Asmo Sulsel Perluas Program Magang Industri ke 98 Sekolah

Serapan Kerja SMK Masih Jadi PR, 60 Persen Alumni TSM SMKN 1 Rangas Kini Ditarik Jaringan Honda (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Angka penyerapan tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang otomotif menunjukkan tren positif lewat pola kemitraan jangka panjang dengan industri.

Satu tahun berjalan sejak 2025, program kelas industri Astra Motor School di SMKN 1 Rangas, Sulawesi Barat, mencatatkan tingkat penyerapan alumni mencapai 60 persen pada jaringan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Lewat skema ini, siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) tidak hanya menerima materi teori di ruang kelas, tetapi juga menjalani praktik kerja dan pengalaman lapangan langsung di bengkel resmi Honda selama masa pendidikan tiga tahun.

Technical Service Manager Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Anton Prihatno, menyampaikan bahwa capaian di SMKN 1 Rangas menjadi tolok ukur efektivitas penyelarasan kurikulum sekolah dengan kebutuhan teknis di lapangan.

“Program ini kami anggap berhasil dengan melihat tingginya angka siswa SMKN 1 Rangas yang terserap di jaringan bengkel resmi Honda. Jika dipresentasikan, angkanya menyentuh 60% dari jumlah alumni 2025 jurusan Teknik Sepeda Motor di sekolah tersebut,” ujar Anton melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Skema Magang Satu Tahun Tanpa Putus

Capai 60 Persen Rekrutmen Alumni di Sulbar, Astra Motor School Bakal Dipeluas ke Tiga Provinsi Lain (Dok: Istimewa)

salah satu poin utama dalam penyelarasan ini adalah pemberian kesempatan bagi siswa untuk mengikuti masa magang selama satu tahun penuh tanpa terputus.

Melalui model pembelajaran terpadu tersebut, para siswa disiapkan agar memiliki standar keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan teknisi maupun potensi pengelolaan bengkel mandiri setelah lulus.

Region Head Asmo Sulsel, Jeffry Mei Gamastra, menjelaskan bahwa keterlibatan pihak swasta dalam ruang pendidikan bertujuan memperkecil jarak antara kualifikasi lulusan sekolah dan kebutuhan riil dunia usaha.

“Kami melihat pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui Astra Motor School, kami ingin membantu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri,” kata Jeffry dalam keterangan tertulisnya.

Target Ekspansi ke 98 Sekolah Binaan

Melihat hasil penerapan di Sulawesi Barat, Asmo Sulsel merencanakan perluasan jangkauan program ke wilayah operasional lainnya yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.

Saat ini terdapat sedikitnya 98 SMK binaan di wilayah cakupan Asmo Sulsel yang diproyeksikan secara bertahap masuk dalam skema pengembangan kelas industri tersebut.

Meski demikian, redaksi catatan bahwa rilis resmi belum merinci skema hak finansial siswa selama magang satu tahun serta proporsi status kerja alumni pascarekrutmen. Redaksi Menitnews masih berupaya mengonfirmasi pihak sekolah dan dinas pendidikan setempat terkait rincian data tersebut. (Adv)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan