MENITNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Nama Nancy Grace Roman kembali mencuri perhatian komunitas sains global menjelang peluncuran observatorium antariksa generasi terbaru milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Lembaga tersebut secara resmi mengabadikan namanya pada misi Wide Field Infrared Survey Telescope (WFIRST), yang kini berganti nama menjadi Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman. Penghormatan ini diberikan atas kontribusi besarnya dalam meletakkan fondasi utama astronomi modern.
Ketertarikan perempuan kelahiran 16 Mei 1925 ini terhadap misteri alam semesta sudah terlihat sejak masa kecilnya. Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, Roman telah memrakarsai pembentukan klub astronomi bersama rekan sebayanya untuk mengamati dan mempelajari rasi bintang. Semangat belajar yang tinggi menghantarkannya meraih gelar doktor astronomi dari University of Chicago pada 1949.
Baca juga: Fakta di Balik Foto “Ubur-Ubur” Misterius Melayang di Mars yang Viral
Rekam jejaknya di ranah akademis dan laboratorium penelitian membuka jalan menuju momentum penting pada 1959. Satu tahun usai NASA resmi beroperasi, Roman diminta bergabung untuk merancang serta membangun program astronomi luar angkasa yang pertama bagi lembaga tersebut. Keputusan ini mencatatkan namanya sebagai Kepala Astronomi (Chief of Astronomy) pertama sekaligus perempuan pertama yang memegang posisi eksekutif di NASA.
Sepanjang masa pengabdiannya, Roman memegang peranan kunci dalam meyakinkan Kongres dan Pemerintah Amerika Serikat untuk mengucurkan dana pengkaji teleskop antariksa. Kerja keras dan kegigihannya dalam mengawal perencanaan hingga realisasi proyek Teleskop Luar Angkasa Hubble membuatnya menyandang julukan terhormat sebagai “Ibu dari Hubble” (Mother of Hubble).
Baca juga: Google Luncurkan Gemini 3.5 Transcribe, Ubah Rekaman Suara Jadi Teks Rapi Secara Otomatis
Kendati harus menghadapai berbagai stereotip gender yang membayang-bayangi dunia sains kala itu, dedikasi Roman berhasil mendobrak batasan dan mengubah fondasi manusia dalam memandang alam semesta.
Nancy Grace Roman mengembuskan napas terakhirnya pada 2018 di usia 93 tahun. Kendati sang pionir telah tiada, warisan pemikirannya terus menyala melalui teleskop antariksa anyar yang siap mengemban misi besar: menyingkap tabir energi gelap serta menemukan eksoplanet di pelbagai penjuru kosmos. (*)


