MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Karier sepak bola Daniel Maldini berjalan ke arah yang cukup bertolak belakang dengan sang ayah, Paolo Maldini. Ketika sang ayah mematri status sebagai legenda hidup AC Milan dengan membela satu klub sepanjang kariernya, Maldini junior justru mengukir sejarah lewat perjalanannya berpindah-pindah tim di Serie A.
Daniel Maldini resmi mencatatkan rekor baru di Liga Italia setelah membantu timnya, Cagliari, menundukkan Lecce 1-0 pada laga pekan ke-3 Serie A, Senin (7/9/2026). Gol tunggal kemenangan tuan rumah lahir dari sundulan pemain berusia 25 tahun tersebut pada menit ke-29.
Penampilan gemilang itu mengantarkan Daniel Maldini sebagai man of the match. Selain mencetak gol penentu, ia aktif mengkreasi berbagai peluang untuk Gli Isolani, termasuk satu eksekusi sepakan bebas yang membentur tiang gawang.
Berdasarkan data Opta, keberhasilan menjebol gawang Lecce membuat Daniel Maldini mencatatkan rekor sebagai pemain yang mencetak gol untuk 6 klub Serie A berbeda dalam rentang lima tahun terakhir. Sejak musim 2021-2022, tidak ada pemain lain di Serie A yang mampu membobol gawang lawan bersama lebih banyak klub, kecuali Roberto Piccoli yang memiliki torehan serupa bersama Atalanta, Spezia, Empoli, Lecce, Cagliari, dan Fiorentina.
Perjalanan karier Daniel Maldini memang diwarnai dinamika transfer. Mengawali kiprah di akademi AC Milan pada 2011 dan menembus skuad utama pada 2020, ia kesulitan menembus starting XI I Rossoneri. Setelah musim 2021-2022, ia mulai dipinjamkan ke Spezia (2022-2023), lalu berlanjut ke Empoli dan Monza (2023-2024).
Kariernya kemudian dipermanenkan oleh Monza pada musim 2024-2025 sebelum dibeli Atalanta. Di pertengahan musim 2025-2026, Atalanta meminjamkannya ke Lazio, hingga akhirnya berlabuh di Cagliari yang juga dengan status pinjaman. Menariknya, meski sering berganti kostum, Daniel Maldini hampir tak pernah absen menyumbang gol untuk setiap klub yang dibelanya, yakni AC Milan, Spezia, Monza, Atalanta, Lazio, dan Cagliari.
Kini, ia menjadi salah satu pemain pilar di bawah asuhan pelatih Fabio Pisacane. Daniel Maldini selalu diturunkan sebagai starter dengan mengantongi total 231 menit bermain dari kemungkinan maksimal 270 menit di awal musim ini.
“Sangat penting untuk meraih kemenangan hari ini,” kata Daniel Maldini seusai pertandingan, sebagaimana dikutip dari TMW. “Kami memiliki banyak pemain berkualitas dan menikmati permainan di lini tengah. Kami saling mencari satu sama lain.”
Kontribusi anak legenda AC Milan ini membawa Cagliari mengawali musim dengan catatan positif. Sebelum memetik kemenangan atas Lecce, Gli Isolani menaklukkan Como 1-0 dan hanya menelan satu kekalahan tipis 0-1 dari juara bertahan Inter Milan.
Catatan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi klub. Cagliari terakhir kali mengemas dua laga tanpa kebobolan (clean sheet) dari tiga partai pembuka Serie A pada musim 2010-2011, serta tak pernah meraup dua kemenangan dalam tiga laga awal sejak musim 2011-2012. (*)



