MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kontingen Karate-Do Gojukai Pengda Sulawesi Selatan binaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI ke-III Tahun 2026 di Jakarta.
Atas prestasi tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi kepada para atlet dan ofisial kontingen Gojukai Sulsel dalam Gala Dinner dan Malam Apresiasi Kontingen Gojukai Pengda Sulsel di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (9/9/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman juga memberikan dukungan pembinaan senilai Rp250 juta. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan atlet berprestasi di Sulawesi Selatan.
“Selamat kepada seluruh atlet atas prestasi yang luar biasa. Ini adalah hasil dari kerja keras, latihan dan semangat untuk mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” ujar Andi Sudirman.
Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI ke-III berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 25-27 Agustus 2026. Ajang tersebut diikuti 33 kontingen Pengda dari seluruh Indonesia.
Kontingen Gojukai Sulsel tampil dominan dengan mengirimkan 103 atlet. Mereka berhasil mengoleksi 114 medali, terdiri dari 44 medali emas, 30 medali perak, dan 40 medali perunggu.
Tidak hanya itu, empat atlet Gojukai Sulsel juga berhasil meraih predikat bergengsi Best of the Best, yang semakin memperkuat dominasi Sulsel dalam kejuaraan nasional tersebut.
Menurut Andi Sudirman, pencapaian tersebut harus menjadi modal penting untuk mempersiapkan atlet Sulsel menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Harapan kita ini menjadi langkah besar menuju PON yang akan datang. Semoga dari prestasi ini lahir atlet-atlet terbaik Sulawesi Selatan yang nantinya bisa menambah pundi-pundi medali emas,” tuturnya.
Gubernur Sulsel juga menyampaikan apresiasi kepada Kejati Sulsel, para pelatih, serta pendamping yang selama ini berperan dalam pembinaan atlet Gojukai Sulsel.
Menurutnya, keberhasilan para atlet tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dukungan dan pendampingan selama mengikuti berbagai kompetisi.
Kejati Sulsel Apresiasi Dukungan Gubernur
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Sulsel atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada atlet Gojukai Sulsel.
Syarifuddin yang juga menjabat Ketua Umum Karate-Do Gojukai Pengda Sulsel menilai dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan prestasi.
“Terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada atlet-atlet kami. Ini memberikan kesempatan kepada para atlet untuk berkembang dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ucap Syarifuddin.
Ia berharap dukungan pembinaan tersebut dapat semakin memacu semangat atlet Gojukai Sulsel untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
Syarifuddin menegaskan, gelar juara umum Kejurnas Gojukai 2026 tidak boleh menjadi titik akhir perjalanan para atlet. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Prestasi ini jangan menjadi akhir, tetapi menjadi awal untuk mencapai prestasi yang lebih besar. Kita berharap para atlet terus berlatih dan membawa nama baik Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Dengan raihan 44 medali emas dan predikat juara umum, kontingen Gojukai Sulsel kini memiliki modal penting untuk melanjutkan pembinaan sekaligus menyiapkan atlet-atlet potensial menuju ajang olahraga yang lebih tinggi, termasuk PON. (Adv)



