MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Makassar mulai lebih terkendali setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menerapkan sistem ganjil genap untuk pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.
Kebijakan tersebut diberlakukan di seluruh SPBU pada 13-20 September 2026 sebagai upaya mengurai antrean kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU.
Pantauan di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Center, Makassar, Minggu (13/9/2026), menunjukkan antrean kendaraan relatif terkendali. Sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WITA, antrean tidak terlihat mengular hingga ke badan jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sulsel, Fahlevi Yusuf, mengatakan sistem ganjil genap di SPBU Racing Center mulai diterapkan pukul 08.00 WITA.
“Hari ini, tepatnya mulai pukul 08.00, di SPBU Racing Center, kita telah menerapkan sistem ganjil-genap pada seluruh masyarakat yang isi BBM. Sampai saat ini cukup longgar,” kata Fahlevi.
Menurut dia, pengguna kendaraan cukup tertib mengikuti ketentuan yang diberlakukan. Petugas juga ditempatkan di lokasi untuk memberikan arahan kepada masyarakat.
“Masyarakat patuh untuk mengikuti anjuran imbauan terkait penerapan ganjil genap,” ujarnya.
Fahlevi menyebut kondisi antrean pada hari pertama penerapan kebijakan tersebut menunjukkan perubahan dibandingkan kondisi sebelumnya. Jika sebelumnya antrean kendaraan dapat memanjang hingga ke badan jalan, kini antrean masih dapat ditampung di dalam area SPBU.
“Sangat jelas dampak perbedaannya, antrean itu bahkan sudah tidak antre di jalan, di dalam SPBU saja cuma setengah,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah masyarakat mengaku mengetahui informasi penerapan sistem ganjil genap melalui pemberitaan media dan media sosial. Informasi tersebut membuat sebagian pengguna kendaraan memilih mengisi BBM di SPBU Racing Center karena kondisi antrean relatif lebih longgar.

Dalam pemantauan tersebut, Kepala BPH Migas periode 2025-2029, Wahyudi Anas, turut meninjau kondisi pelayanan sekaligus penerapan sistem ganjil genap di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Center.
Warga Nilai Antrean Lebih Pendek
Salah seorang pengguna BBM, Jabar, mengatakan dirinya menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk mengantre di SPBU tersebut.
“Saya antri kurang lebih setengah jam. Hari ini kebetulan ada kegiatan di Makassar, saya dari Maros. Kebetulan saya lihat kurang bensin, saya jadi singgah di depan Kantor Gubernur. Di depan SPBU Racing Center itu diberlakukan ganjil,” katanya.
Menurut Jabar, antrean pada hari pertama penerapan sistem ganjil genap relatif lebih pendek dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Kalau hari-hari sebelumnya kan antrinya lebih panjang. Ya tidak apa-apa hari ini ganjil, besok yang genapnya. Semoga tidak lama, tidak lewat seminggu sudah normal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pengguna sepeda motor, Andi Muhammad Fikri Rafi’i. Ia menilai penerapan sistem ganjil genap menjadi salah satu pilihan pemerintah untuk mengatasi antrean BBM yang sebelumnya membludak.
“Menurut saya pemerintah memilih opsi ini bagus untuk mengatasi persoalan kemarin itu, antrean yang membludak,” kata Fikri.
Fikri juga mengaku mengetahui informasi mengenai penerapan sistem tersebut melalui media dan media sosial. Menurutnya, keberadaan petugas di lokasi turut membantu mengarahkan pengguna kendaraan agar mengikuti ketentuan yang berlaku.
Penerapan sistem ganjil genap ini diharapkan dapat membantu mengendalikan antrean BBM bersubsidi selama masa penataan distribusi, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU di Sulawesi Selatan. (*)



