Pemkab Maros Siapkan Pinjaman Rp100 Miliar Untuk Pengembangan RSUD dr La Palaloi

MENITNEWS.CO.ID, MAROS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, menyiapkan skema pinjaman daerah senilai Rp100 miliar untuk menutup selisih antara pendapatan dan belanja dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Dalam rancangan APBD 2027, pendapatan daerah Maros diproyeksikan mencapai Rp1,417 triliun. Sementara kebutuhan belanja diperkirakan sebesar Rp1,517 triliun.

Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp100 miliar yang harus ditutup melalui pembiayaan daerah.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Maros Chaidir Syam dalam rapat paripurna DPRD Maros. Ia menjelaskan, penerimaan pembiayaan dari pinjaman tersebut akan membuat posisi pembiayaan netto mencapai Rp100 miliar dengan Silpa nihil.

Chaidir mengatakan, pinjaman tersebut tidak diarahkan untuk menutup kebutuhan belanja rutin pemerintah daerah. Dana itu akan difokuskan pada penguatan fasilitas pelayanan kesehatan, terutama RSUD dr La Palaloi.

“Dana pembiayaan ini difokuskan untuk penguatan RSUD dr La Palaloi, khususnya pembangunan gedung perawatan dan pengadaan alat kesehatan,” kata Chaidir saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).

Menurut dia, rencana pinjaman daerah tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Pemkab Maros menyiapkan skema pengembalian pinjaman dengan tenor sekitar tiga hingga delapan tahun. Skema tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Selain penguatan RSUD dr La Palaloi, arah kebijakan APBD Maros 2027 tetap diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta peningkatan pelayanan publik.

Di sektor kesehatan, Pemkab Maros akan melanjutkan program Universal Health Coverage (UHC) melalui BPJS Kesehatan. Pemenuhan sarana dan prasarana medis juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

Pada sektor pendidikan, anggaran akan diarahkan untuk melanjutkan peningkatan dan perbaikan sarana serta prasarana sekolah.

Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan Jembatan Pakerre menjadi salah satu proyek yang mendapat perhatian. Pemkab Maros mengalokasikan Rp3 miliar pada tahun ini dan memproyeksikan anggaran tersebut meningkat menjadi Rp12 miliar pada 2027.

Pemkab Maros juga menyiapkan penambahan dua unit armada pemadam kebakaran untuk Kecamatan Tompobulu dan Mallawa. Armada pemadam yang sudah ada juga akan mendapatkan perawatan.

Di sektor kebersihan, pemerintah daerah berencana membeli tiga unit truk pengangkut sampah baru. Armada tersebut akan digunakan untuk memperluas jangkauan pelayanan kebersihan di Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa.

Rencana pembiayaan melalui pinjaman daerah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Maros dalam menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat pada 2027. (Adv)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan