MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Selatan (PWI Sulsel), bertekad mengembalikan kejayaan kontingen daerah di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
PWI Sulsel menargetkan mampu merebut gelar juara umum pada Porwanas XV, yang akan digelar di Bandar Lampung pada April 2027.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali tradisi prestasi PWI Sulsel yang selama ini dikenal memiliki catatan positif dalam ajang olahraga wartawan tingkat nasional.
Porwanas XV Lampung dijadwalkan berlangsung pada 4-10 April 2027. PWI Sulsel saat ini terus melakukan persiapan, mulai dari pemetaan cabang olahraga, penjaringan atlet, pembinaan hingga pemenuhan persyaratan administrasi peserta.
Koordinator Cabang Olahraga Futsal Porwanas 2027, Anwar Sanusi, mengatakan optimisme untuk kembali meraih prestasi bukan tanpa alasan. Menurutnya, PWI Sulsel memiliki sejarah panjang dalam menorehkan prestasi pada Porwanas sehingga tradisi tersebut perlu kembali dibangun.
“PWI Sulsel punya sejarah dan tradisi prestasi di Porwanas. Karena itu, kami optimistis kejayaan tersebut bisa kembali kita raih. Target juara umum tentu membutuhkan kerja keras, kekompakan, persiapan matang, dan dukungan semua pihak,” ujar Anwar Sanusi, usai rapat persiapan Porwanas Lampung 2027 di Lantai 2 Kantor PWI Sulsel Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar.
Ia menilai cabang olahraga futsal juga harus dipersiapkan secara serius. Selain kemampuan teknis, komposisi pemain dan kekompakan tim menjadi faktor penting untuk menghadapi persaingan antarkontingen dari berbagai provinsi.
“Kami ingin membangun tim yang benar-benar siap. Para atlet tidak hanya harus memiliki kemampuan bermain, tetapi juga semangat membawa nama PWI Sulsel dan menjaga sportivitas selama pertandingan,” katanya.
KTA dan UKW Atlet Jadi Perhatian
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, H. Mappiar, menegaskan aspek administrasi atlet menjadi perhatian penting dalam persiapan menuju Porwanas XV.
Mappiar mengatakan PWI Sulsel akan mengupayakan perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi atlet wartawan yang masa berlaku kartunya telah berakhir.
Selain itu, wartawan yang belum memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) juga akan diupayakan mengikuti UKW, sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan peserta.
“Administrasi atlet harus kita benahi sejak awal. Bagi wartawan yang KTA-nya sudah tidak berlaku, akan kita upayakan untuk diperpanjang. Kemudian bagi yang belum memiliki UKW, kami juga akan mengupayakan agar mereka bisa mengikuti uji kompetensi,” ujar Mappiar.
Menurut dia, pemenuhan administrasi tersebut penting agar atlet yang nantinya terpilih tidak terkendala ketika memasuki tahapan verifikasi dan pendaftaran resmi Porwanas.

“Kita ingin seluruh atlet yang diberangkatkan benar-benar memenuhi persyaratan. Jangan sampai atlet yang secara kemampuan siap bertanding justru terkendala karena persoalan administrasi,” tambahnya.
Persyaratan peserta menjadi perhatian karena calon atlet Porwanas harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan panitia, di antaranya berstatus sebagai wartawan aktif, memiliki KTA Biasa PWI, sertifikat UKW, serta memenuhi ketentuan usia.
Panitia Kejar Persiapan dan Verifikasi Atlet
Ketua Panitia Porwanas XV PWI Sulsel, Ramah Praeska, mengatakan panitia terus memaksimalkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan kontingen Sulsel.
Salah satu fokus utama panitia adalah melakukan inventarisasi calon atlet di setiap cabang olahraga, sekaligus memastikan seluruh dokumen peserta dapat memenuhi ketentuan Porwanas XV hingga batas waktu 30 September 2026.
“Kami terus memaksimalkan waktu yang ada untuk memetakan atlet di setiap cabang olahraga. Selain kemampuan atlet, kelengkapan administrasi juga menjadi perhatian utama agar tidak ada calon atlet potensial yang terkendala ketika memasuki tahapan verifikasi,” ujar Ramah Praeska.
Ramah mengatakan proses persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari pendataan, seleksi, pemetaan cabang olahraga hingga pembinaan atlet.
“Target juara umum harus dimulai dengan persiapan yang terukur. Karena itu, kami meminta seluruh penanggung jawab cabor bergerak bersama, melakukan pendataan dan seleksi secara serius, serta memastikan setiap calon atlet memenuhi ketentuan yang berlaku,” katanya.
PWI Sulsel sebelumnya telah menetapkan Ramah Praeska sebagai Ketua Panitia Porwanas XV PWI Sulsel. Pembentukan panitia tersebut menjadi langkah awal untuk mematangkan persiapan kontingen menuju Lampung 2027.
PWI Sulsel kini tidak sekadar menargetkan keikutsertaan pada Porwanas XV, tetapi juga ingin mengembalikan tradisi prestasi yang pernah menjadi kekuatan kontingen Sulsel dalam ajang tersebut.
Target juara umum menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PWI Sulsel untuk mempersiapkan atlet secara lebih terencana. Setiap cabang olahraga diharapkan mampu memberikan kontribusi medali demi mendukung target besar tersebut.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, PWI Sulsel akan memanfaatkan seluruh tahapan seleksi dan pembinaan untuk membentuk kontingen yang kompetitif, solid, sekaligus memenuhi seluruh ketentuan administrasi.
Porwanas XV Lampung sendiri akan mempertemukan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia dalam sejumlah cabang olahraga dan perlombaan.
PWI Sulsel bertekad menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk menghidupkan kembali kejayaan prestasi olahraga wartawan Sulsel di Tingkat Nasional. (*)



