MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 100 rumah sakit di Sulawesi Selatan (Sulsel) berkolaborasi menggelar berbagai kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan untuk memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Beragam layanan kesehatan disiapkan untuk masyarakat, mulai dari donor darah, sunatan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining penyakit, operasi katarak, operasi bibir sumbing, hingga pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Kolaborasi tersebut melibatkan rumah sakit milik pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, perguruan tinggi, serta rumah sakit swasta. Keterlibatan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusri Yunus, mengatakan peringatan Hari Jadi ke-357 Sulsel menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarfasilitas pelayanan kesehatan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bakti sosial ini bukan sekadar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Diperlukan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Selain pelayanan kesehatan umum, sejumlah rumah sakit di Sulsel menghadirkan layanan pemeriksaan khusus sesuai dengan kemampuan dan fasilitas medis yang dimiliki.
RSUD Labuang Baji, misalnya, menyiapkan pemeriksaan mammografi untuk mendukung deteksi dini kelainan pada payudara. Sementara itu, RSUD Haji Makassar menyediakan pemeriksaan calcium score untuk menilai risiko penyakit jantung koroner serta pemeriksaan osteoartritis menggunakan CT scan.
RS Khusus Daerah Dadi juga menghadirkan skrining kesehatan jiwa dan pemeriksaan diagnostik sebagai bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat.
Pada layanan tindakan medis, operasi katarak dijadwalkan oleh RS Mata Makassar dan RS Dr. Hasri Ainun Habibie Parepare. Adapun operasi bibir sumbing disiapkan oleh RS Khusus Daerah Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan serta RS Umum Pusat Makassar.
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan, terutama bagi mereka yang memerlukan tindakan kesehatan tertentu.
Di sisi lain, sunatan massal juga menjadi salah satu agenda bakti sosial yang diselenggarakan sejumlah rumah sakit di berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan donor darah turut dilaksanakan di berbagai fasilitas kesehatan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, sebagian besar kegiatan bakti sosial dari 100 rumah sakit tersebut berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026. Sejumlah rumah sakit menjadwalkan pelaksanaan pada tanggal berbeda sesuai dengan kesiapan dan kapasitas pelayanan masing-masing.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengobatan dan tindakan medis, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara berkala, dan mencegah penyakit sejak dini.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap keterlibatan berbagai rumah sakit dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Selain bakti sosial di rumah sakit, peringatan Hari Jadi ke-357 Sulsel juga diisi dengan kampanye pola hidup sehat melalui kegiatan Jalan Santai Antimager yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi kebiasaan hidup sedentari atau kurang bergerak. Aktivitas fisik secara rutin merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular.
Rangkaian kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Melalui program CKG, masyarakat didorong untuk memeriksakan kondisi kesehatannya serta mengetahui faktor risiko penyakit sejak dini. Dengan demikian, potensi gangguan kesehatan dapat diidentifikasi lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan medis.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian penting dari upaya pencegahan penyakit. Langkah ini juga membantu masyarakat memahami kondisi tubuhnya sehingga dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat.
Kolaborasi 100 rumah sakit, pelayanan kesehatan gratis, serta kampanye aktivitas fisik tersebut mencerminkan upaya memperkuat pembangunan kesehatan di Sulawesi Selatan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Melalui momentum Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah berharap sinergi fasilitas pelayanan kesehatan dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam kegiatan peringatan tahunan, tetapi juga dalam pelayanan sehari-hari.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses layanan kesehatan, memperoleh kesempatan deteksi dini penyakit, dan meningkatkan kesadaran untuk menjalani pola hidup sehat demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang lebih sehat dan sejahtera. (*)



