MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Memasuki tahun kedua operasionalnya, PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Unhas atau Bank Unhas mulai memfokuskan langkah pada pembenahan tata kelola dan percepatan transformasi digital.
Arah pengembangan jangka panjang tersebut dibahas dalam pertemuan antara pimpinan Universitas Hasanuddin bersama jajaran pengelola di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Rektor Unhas, Prof. JJ, menilai fase tahun pertama operasional sebagai masa penyesuaian yang krusial untuk membangun fondasi sistem yang matang.
Menurutnya, proses pertumbuhan awal berlangsung secara bertahap sebelum institusi keuangan milik kampus ini memasuki tahap akselerasi bisnis yang lebih signifikan.
“Pada tahun pertama ini, Bank Unhas telah melewati masa-masa awal yang penting. Kita memahami bahwa pertumbuhan tidak selalu tiba-tiba. Ada proses yang harus dilalui, sistem yang perlu dibenahi, dan strategi yang harus terus disempurnakan,” ujar Rektor melalui keterangan tertulis.
Ia mengibaratkan dinamika pertumbuhan tersebut sebagai kurva yang bergerak perlahan pada tahap permulaan, kemudian menanjak lebih tajam ketika sistem internal berjalan stabil.
Pihaknya menargetkan seluruh infrastruktur sistem dan tata kelola operasional dapat mencapai titik optimal pada tahun 2030 mendatang.
Transisi Menuju Layanan Digital

Sementara itu, Direktur Utama Bank Unhas, Henry Kissinger Sappetaw, mengungkapkan bahwa pada awal masa operasional, sebagian besar proses kerja di lembaga keuangan tersebut masih dilakukan secara manual.
Dukungan penuh dari pimpinan universitas mendorong manajemen untuk mulai mengalihkan sistem kerja ke arah digitalisasi layanan.
“Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengembangkan layanan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan ke depan,” jelas Henry.
Ia menambahkan, proses transformasi digital ini memerlukan kesiapan yang matang, mencakup infrastruktur sistem, standar tata kelola, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia internal.
Peningkatan kompetensi pegawai dinilai mendesak agar efisiensi operasional tercapai dan kualitas pelayanan terhadap nasabah dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (*)



