Lebih dari Kopi, Berjemur 10 Menit di Pagi Hari Ampuh Bangkitkan Energi dan Suasana Hati

Ilustrasi Berjemur di Pagi Hari (Foto: Allen's Art/Pinterest)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Mengusir kantuk dan membakar semangat di pagi hari tidak selalu bergantung pada asupan kafein dari secangkir kopi. Kebiasaan sederhana seperti menyerap paparan sinar matahari pagi terbukti ampuh membuat tubuh terasa lebih segar, meningkatkan fokus, hingga menjaga kesehatan mental sepanjang hari.

Langkah mudah ini dianjurkan oleh psikoterapis Julia Childs Heyl. Sebagaimana dilansir dari Verywell Mind, konsistensi berjemur atau menikmati paparan cahaya matahari setiap pagi selama 10 menit menyimpan beragam manfaat kesehatan, salah satunya memelihara suasana hati agar tetap positif.

Secara biologis, mekanisme manfaat sinar matahari pagi ini dijelaskan oleh Lindsey Rae Ackerman, seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi. Ia mengungkapkan bahwa sel-sel khusus pada mata yang peka terhadap cahaya akan menyerap paparan sinar pagi. Sel tersebut lantas meneruskan sinyal ke area otak yang memegang kendali atas ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, termasuk pola tidur dan bangun.

Sinyal tersebut membantu tubuh mengidentifikasi waktu secara alami untuk terbangun dan bersiap memulai rentetan aktivitas harian.

Rangkaian riset ilmiah pun memperkuat bukti positif dari kebiasaan ini. Sebuah studi pada 2023 menunjukkan bahwa paparan cahaya terang di pagi hari berkolaborasi langsung dalam meningkatkan kualitas tidur di malam hari sekaligus memicu kewaspadaan yang lebih tinggi sewaktu siang.

Pandangan senada disampaikan oleh psikolog kesehatan berlisensi, Neesha Patel, PhD. Menurutnya, paparan cahaya terang pada pagi hari berhubungan erat dengan optimalnya fungsi kognitif seseorang sepanjang hari. Selain itu, radiasi cahaya pagi turut menopang kadar hormon kortisol tetap berada di tingkat yang sehat, sehingga mampu mendongkrak konsentrasi serta kewaspadaan.

Di samping efek peningkatan energi, aspek relaksasi juga diperoleh dari rutinitas ini. Psikoterapis berlisensi Lindsie Meek menyebutkan bahwa kebiasaan menikmati sinar matahari pagi mampu memberikan efek menenangkan sekaligus efektif merangsang perbaikan mood atau suasana hati.

Untuk memulainya, masyarakat tidak perlu menerapkan rutinitas rumit ataupun meluangkan waktu yang terlalu lama di luar ruangan. Kebiasaan ini sangat fleksibel dan dapat diselaraskan dengan agenda harian masing-masing.

Metode habit stacking atau menyisipkan kebiasaan baru ke dalam rangkaian rutinitas harian yang sudah ada bisa dijadikan solusi praktis. Contohnya, seseorang dapat berdiri memandang ke luar jendela yang terang tatkala sedang menggosok gigi di pagi hari. Penggemar kopi juga bisa meluangkan waktu sejenak menikmati hangatnya cahaya matahari sebelum menyeduh minuman favorit mereka.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan singkat mengelilingi kompleks rumah—misalnya saat mengajak anjing peliharaan jalan-jalan—juga menjadi alternatif yang tak kalah menyenangkan.

Kunci utamanya terletak pada konsistensi menjadikan paparan cahaya pagi sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup harian. Meski terkesan sepele, menyisihkan waktu beberapa menit di bawah sinar matahari pagi dapat mempersiapkan fisik dan mental secara optimal, sekaligus memberikan suntikan energi alami untuk mengarungi hari. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan