Atasi Dampak Kekeringan, BPBD Makassar Salurkan 209 Ribu Liter Air Bersih ke Delapan Kecamatan

MENITNEWS.CO.ID, ​MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus mengintensifkan penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Hingga Selasa (8/9/2026) malam, total pasokan air bersih yang telah didistribusikan mencapai 209.000 liter.

​Berdasarkan data update tanggap darurat bencana kekeringan BPBD Kota Makassar, distribusi air bersih ini telah menjangkau 8 kecamatan, 27 kelurahan, dengan total 49 titik distribusi.

Penyaluran armada dilakukan sebanyak 49 rit/trip untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

​Adapun total penerima manfaat dari aksi tanggap darurat ini tercatat sebanyak 3.802 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 12.939 jiwa.

​Wilayah yang menjadi fokus distribusi air bersih meliputi:

​Kecamatan Biringkanaya: Kel. Bulurokeng, Kel. Daya, Kel. Paccerakkang

​Kecamatan Tamalanrea: Kel. Parangloe, Kel. Kapasa, Kel. Tamalanrea

​Kecamatan Ujung Tanah: Kel. Totaka, Kel. Pattingalloang

​Kecamatan Bontoala: Kel. Timungan Lompoa, Kel. Baraya

​Kecamatan Manggala: Kel. Manggala, Kel. Antang, Kel. Biring Romang

​Kecamatan Tallo: Kel. Buloa, Kel. BungaEja Beru, Kel. Kaluku Bodoa, Kel. Rappokalling, Kel. Tallo, Kel. Pannampu, Kel. Lembo

​Kecamatan Panakkukang: Kel. Pampang, Kel. Karuwisi Utara, Kel. Tello Baru

​Kecamatan Makassar: Kel. Barana, Kel. Maccini Parang, Kel. Maradekaya, Kel. Bara-baraya Utara.

​Untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan, dikerahkan gabungan personel lintas instansi sebanyak 71 orang, terdiri dari 48 personel BPBD, 12 personel Damkar, 2 personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 4 personel PMI, dan 5 personel kecamatan.

​Dukungan armada juga diturunkan secara maksimal, mencakup 4 unit mobil Damkar, 2 unit mobil tangki PMI, 10 unit dumptruck, 5 unit dumptruck kecamatan, 3 unit pickup BPBD, serta 1 unit dari DLH.

​Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta warga untuk tetap tenang dan memastikan pemerintah akan terus hadir memfasilitasi kebutuhan air bersih selama masa kekeringan.

​”Warga Makassar, tetap tenang. Pemerintah Kota Makassar terus bergerak memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi. Mari bersama menjaga ketenangan, saling membantu, dan menggunakan air secara bijak. Insyaallah, kita lalui kondisi ini bersama,” ujar Munafri.

​Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, drh. H. M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa penanganan dampak kekeringan ini dilakukan secara kolaboratif dan berkesinambungan hingga situasi kembali normal.

​”Kami menyiagakan tim operasional secara berkala untuk memetakan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih. Sinergi bersama Damkar, PMI, DLH, hingga pihak kecamatan terus kami perkuat agar penyaluran air bersih tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas drh. H. M. Fadli Tahar, Rabu (9/9/2026).

​Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau armada bantuan air bersih dapat menghubungi layanan Kontak Darurat Hotline 112 atau WhatsApp di nomor 0815 5112 112, serta melalui aplikasi Lontara+. (Adv)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan