MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggalakkan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 1.000 kilometer melalui Program Multi Years Project (MYP). Langkah ini dinilai strategis untuk mengakselerasi kemantapan jaringan jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di daerah tersebut.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, Indra Cahya Kusuma, mengapresiasi penerapan skema tahun jamak periode 2025–2027 tersebut. Menurutnya, skema MYP sangat efektif untuk menuntaskan pekerjaan fisik berskala besar yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun.
Melalui skema ini, seluruh tahapan pembangunan dapat dirancang secara terintegrasi. Pengelolaan tenaga kerja, alokasi material, penyediaan peralatan, hingga eksekusi konstruksi berada dalam satu perencanaan yang berkesinambungan.
Sistem multi years juga meminimalkan risiko terhentinya pengerjaan di tengah jalan yang acap terjadi pada sistem penganggaran tahunan tunggal. Selain itu, mobilitas sumber daya yang berulang dapat ditekan sehingga efisiensi kerja lebih optimal. Hal ini menjadi alasan utama perlunya perencanaan jangka menengah yang konsisten dalam proyek infrastruktur berskala masif.
Inisiatif percepatan ini sebelumnya didorong oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Pembangunan jalan diposisikan sebagai instrumen vital untuk memperlancar arus barang dan jasa, menekan ongkos logistik, serta memacu laju perekonomian daerah melalui pembukaan akses masyarakat.
Indra menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan program ini terletak pada dampak konkret yang dirasakan warga. Keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi atau panjangnya jalan yang diperbaiki, melainkan dari efisiensi waktu tempuh, penurunan biaya transportasi, keselamatan pengguna jalan, serta peningkatan kemantapan akses antarwilayah.
Ia menambahkan, sinergi antara penanganan jalan provinsi, jaringan jalan nasional, serta jalan kabupaten dan kota menjadi kunci utama agar konektivitas di Sulawesi Selatan terwujud secara maksimal.
Program MYP 2025–2027 sendiri telah diluncurkan oleh Pemprov Sulawesi Selatan pada Oktober tahun lalu dengan total alokasi anggaran mencapai Rp3,7 triliun. Seluruh pendanaan tersebut bersumber dari hasil efisiensi APBD Provinsi Sulawesi Selatan.
Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan kewenangan provinsi, yakni sebesar Rp2,5 triliun. Penanganan ini menyasar 85 ruas jalan di berbagai wilayah yang memiliki tingkat Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi.
Selain sektor jalan, program MYP juga mencakup pembangunan jaringan irigasi senilai Rp780 miliar untuk mengaliri 54.000 hektare lahan pertanian. Pemerintah daerah turut mengalokasikan anggaran sekitar Rp485 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Regional Wilayah Selatan di Gowa dan Wilayah Utara di Luwu. Seluruh proyek infrastruktur tersebut saat ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung pada tahun depan. (Adv)



