MENITNEWS.CO.ID, GOWA — Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata mulai dioperasikan untuk tahap pertama. Pengoperasian ditandai dengan pembukaan keran distribusi di Jalan Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat (11/9/2026).
Program tersebut menjadi langkah pemerintah memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat di kawasan Mamminasata, khususnya Kabupaten Gowa dan Takalar.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta pemerintah kabupaten/kota yang mendukung pembangunan SPAM Regional Mamminasata.
Menurut Sitti Husniah, pengoperasian SPAM Regional Mamminasata merupakan hasil kolaborasi lintas pemerintahan untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih luas kepada masyarakat.
“Hari ini kami bersama-sama melakukan pemutaran keran sebagai tanda dimulainya pengoperasian SPAM Mamminasata ini. Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Pemprov dan lainnya sehingga kurang lebih 20 ribu rumah di Gowa bisa mendapat akses air bersih ini,” ujarnya.
Ia berharap pengoperasian SPAM Regional Mamminasata memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya di Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Wilayah III Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Meinar Manurung, mengatakan SPAM Regional Mamminasata dibangun dengan kapasitas produksi hingga 500 liter per detik.
Kapasitas tersebut ditargetkan mampu melayani sekitar 40 ribu Sambungan Rumah (SR) atau setara dengan sekitar 200 ribu jiwa.

Untuk tahap pertama, layanan baru mencakup sekitar 20 ribu sambungan rumah di wilayah Gowa dan Takalar. Debit air yang saat ini dimanfaatkan mencapai 220 liter per detik.
Meinar menjelaskan, distribusi air tahap pertama dilakukan melalui lima titik offtake. Masing-masing yakni Barombong dengan debit 20 liter per detik, Limbung 20 liter per detik, Manggarupi 90 liter per detik, Borongloe 20 liter per detik, serta Galesong di Kabupaten Takalar sebesar 70 liter per detik.
“Dari total kapasitas 500 liter per detik, saat ini sebanyak 220 liter per detik telah dimanfaatkan melalui lima offtake tersebut,” katanya.
Sementara sisa kapasitas sebesar 280 liter per detik akan dikembangkan pada tahap selanjutnya ke wilayah utara, termasuk sebagian wilayah Gowa yang diarahkan menuju Makassar dan Maros.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota dalam merealisasikan pembangunan dan pengoperasian SPAM Regional Mamminasata.
Ia menegaskan, tahap pertama SPAM tersebut difokuskan untuk melayani sekitar 20 ribu sambungan rumah di Gowa dan Takalar.
“Dan ini untuk tahap satu wilayah Gowa dan Takalar, untuk 20 ribu rumah yang kita airi untuk PDAM. Dan ini kita sudah buka kerannya,” ujar Andi Sudirman.
Menurutnya, pengembangan SPAM Regional Mamminasata akan terus dilanjutkan. Pemerintah menargetkan kapasitas pelayanan dapat diperluas hingga 40 ribu sambungan rumah pada tahap berikutnya.
“Ini sudah jalan sama-sama, dan insyaallah kita akan melaksanakan untuk tahap berikutnya untuk pengembangan sampai 40 ribu,” pungkasnya.
Pengoperasian SPAM Regional Mamminasata, diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan Mamminasata. (Adv)



