Unhas dan BAZNAS Perluas Kerja Sama Beasiswa dan Pengelolaan Zakat di Kampus

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) membahas pengembangan kerja sama di bidang beasiswa serta pengelolaan dan pemberdayaan zakat di lingkungan perguruan tinggi.

Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor Unhas, Rabu (23/9), sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang sebelumnya telah melibatkan Unhas dalam program beasiswa BAZNAS.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang memperluas kolaborasi agar tidak hanya berfokus pada penyaluran beasiswa, tetapi juga mengembangkan ekosistem pengelolaan zakat yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat.

Sebelumnya, BAZNAS RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI membuka Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 di 33 perguruan tinggi mitra.

Program tersebut diperuntukkan bagi 200 mahasiswa asal Palestina yang melanjutkan pendidikan pada jenjang magister (S2). Unhas menjadi salah satu perguruan tinggi yang terlibat dalam program tersebut.

Sekretaris Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Eng. H. Amiruddin, M.Si., mengatakan pengalaman kerja sama melalui program beasiswa menjadi pijakan untuk mengembangkan kolaborasi dengan BAZNAS pada bidang lainnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas melalui berbagai program pemberdayaan.

“Diharapkan kerja sama ini dapat berlanjut, bukan hanya beasiswa, tetapi juga pada pengembangan program pemberdayaan lainnya,” ujar Prof. Amiruddin.

Salah satu rencana yang dibahas adalah pengembangan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perguruan tinggi.

Pembentukan UPZ dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi zakat dari sivitas akademika. Dana yang terkumpul selanjutnya dapat dikelola secara lebih terarah untuk mendukung penerima manfaat, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi diarahkan untuk membangun pengelolaan zakat yang berkelanjutan.

Salah satu langkah yang didorong adalah pembentukan UPZ di lingkungan kampus sehingga potensi zakat dari sivitas akademika dapat dihimpun dan disalurkan melalui program yang terencana.

Rencana tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, mengenai pengembangan UPZ di perguruan tinggi guna memaksimalkan potensi zakat pada masing-masing kampus.

“Kerja sama dengan Unhas kami harapkan berkembang menuju ekosistem pengelolaan zakat yang lebih luas, sehingga dapat mempertemukan potensi zakat dari sivitas akademika dengan kebutuhan penerima manfaat melalui program yang terencana dan berkelanjutan,” kata Idy.

Pertemuan tersebut dipimpin Prof. Amiruddin dan turut dihadiri Direktur Kemitraan Unhas, Direktur Pendidikan Unhas, serta tim bidang kemahasiswaan Unhas.

Pengembangan kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan sekaligus memperluas manfaat pengelolaan zakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan