Ashabul Kahfi Puji Kualitas Jalan Beton Sulsel, Sebut Proyek MYP Rp3,7 Triliun Bersejarah

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui program Multi Years Project (MYP) senilai Rp3,7 triliun di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Ashabul Kahfi secara khusus menyoroti kualitas konstruksi jalan beton di Sulawesi Selatan, termasuk pada ruas Jalan Hertasning–Aroepala di Kota Makassar yang mengombinasikan pekerjaan betonisasi dan pengaspalan.

Menurut dia, pembangunan jalan tersebut menunjukkan perhatian terhadap kualitas konstruksi infrastruktur yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan Ashabul Kahfi saat pelantikan pengurus PAN tingkat DPW dan DPD, serta pengurus Perempuan Amanat Nasional (PUAN) tingkat DPW dan DPD se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur beserta jajaran bahwa pembangunan melalui program MYP Rp3,7 triliun di sektor infrastruktur jalan, irigasi dan rumah sakit regional adalah ikhtiar besar untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan antardaerah,” ujar Ashabul Kahfi.

Ashabul Kahfi menilai pembangunan jalan menjadi salah satu bagian penting dari program MYP Pemprov Sulsel. Ia menyoroti ruas Jalan Hertasning–Aroepala di Makassar yang dikerjakan melalui sistem betonisasi dan pengaspalan serta telah rampung dan dapat dilalui kendaraan.

Ia mengaku terkesan dengan kualitas konstruksi jalan beton yang dilihatnya di Sulawesi Selatan. Menurut dia, pembangunan tersebut memiliki standar pengerjaan yang patut mendapat perhatian.

“Sepanjang saya melihat pekerjaan jalan beton di Sulawesi Selatan, saya baru menyaksikan jalan beton yang betul-betul berstandar tinggi dan terstruktur. Barusan dalam sejarah ada proyek jalan seperti ini,” ungkap Kahfi, dikonfirmasi ulang Jumat (9/10/2026).

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para kader PAN yang hadir dalam kegiatan pelantikan.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak semestinya hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus memperhatikan mutu konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Ini yang kita harapkan. Pembangunan bukan hanya selesai dibangun, tetapi kualitasnya juga harus dijaga sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang,” pungkasnya.

Program MYP Pemprov Sulsel periode 2025–2027 dirancang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, memperkuat konektivitas antardaerah, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar.

Program tersebut mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan provinsi, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang mendukung sekitar 54.000 hektare lahan pertanian, serta pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Luwu.

Berdasarkan alokasi anggaran yang disampaikan, sekitar Rp2,5 triliun diperuntukkan bagi penanganan infrastruktur jalan.

Sementara itu, sekitar Rp500 miliar dialokasikan untuk jaringan irigasi dan sekitar Rp485 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional di Gowa dan Luwu.

Melalui program tersebut, Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan aksesibilitas wilayah, dukungan terhadap produktivitas sektor pertanian, serta pemerataan layanan kesehatan.

Apresiasi Ashabul Kahfi terhadap pembangunan jalan beton diharapkan menjadi perhatian terhadap pentingnya menjaga mutu pelaksanaan proyek infrastruktur.

Dengan konstruksi yang dikerjakan sesuai standar dan pemeliharaan yang berkelanjutan, infrastruktur diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sulawesi Selatan. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan