Munafri Ajak Maba Teknik UNM Jadi Generasi Inovatif Untuk Pembangunan Makassar

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak 1.888 mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja serta tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Fakultas Teknik UNM di Gedung Dekanat Fakultas Teknik UNM, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan PKKMB tahun ini mengusung tema “Menjadi Generasi Teknik yang Inovatif, Kompetitif dan Berdampak bagi Kota Makassar.” Tema tersebut menjadi penegasan pentingnya peran mahasiswa teknik dalam menghadirkan inovasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan kota.

Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, kehidupan kampus tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas akademik dan perolehan gelar. Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kemampuan, mengasah tanggung jawab, memperluas relasi, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus.

“Selalu saya sampaikan, upgrade, upgrade terus. Jangan pernah berhenti untuk upgrade. Kenapa? Karena kita harus berada di posisi yang dipilih, bukan posisi memilih,” kata Appi.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kompetensi dan keunggulan yang membuat mereka mempunyai nilai lebih. Dengan kapasitas tersebut, mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjadi pencari pekerjaan atau peluang, tetapi mampu menjadi individu yang dibutuhkan karena keahlian yang dimiliki.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Pimpin Gladi Bersih Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi

“Jangan kita yang disetir oleh keadaan. Kita harus punya posisi sendiri untuk melihat bagaimana keadaan sehingga kita yang dibutuhkan oleh keadaan,” ujarnya.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, Appi mendorong mahasiswa baru Fakultas Teknik UNM aktif mengikuti organisasi dan membangun relasi di lingkungan kampus.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter sekaligus membantu mahasiswa memperluas jejaring yang akan bermanfaat ketika memasuki dunia profesional.

Appi juga membagikan pengalaman pribadinya ketika menjalani pendidikan sambil bekerja. Ia mengaku pernah menjadi penyiar radio dan harus mempelajari berbagai kemampuan secara mandiri untuk mendukung pekerjaannya.

“Pola pengembangan diri yang kita lakukan, silakan mengembangkan diri sesuai dengan apa yang kita inginkan. Supaya apa? Kita punya bargaining yang kuat dengan keadaan,” tuturnya.

Ia menilai mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk terus mengembangkan diri sesuai dengan minat dan potensi masing-masing. Kemampuan tersebut akan menjadi modal penting dalam menentukan posisi dan peluang di masa depan.

Munafri juga mengajak mahasiswa Fakultas Teknik UNM menjadikan Kota Makassar sebagai ruang untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah.

Munafri mengatakan bahwa, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong pembangunan di berbagai sektor dan membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk ikut memberikan kontribusi.

Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya datang ke Makassar untuk menempuh pendidikan, tetapi juga memahami persoalan perkotaan dan mengambil bagian dalam mencari solusi bagi masyarakat.

“Sehingga datang di Makassar tidak hanya kuliah, tapi juga membantu pemerintah untuk melaksanakan program-program yang dibangun oleh pemerintah,” jelasnya.

Appi juga memperkenalkan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan di luar pembelajaran formal, salah satunya Makassar Creative Hub (MCH).

Ia mengatakan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan berbagai keterampilan, mulai dari teknologi hingga industri kreatif.

“Silakan datang, mau belajar apa pun di sana. Mau fokus belajar coding, mau jadi make-up artist, mau jadi barista dan sebagainya. Ini tidak dipungut biaya satu peser pun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Appi menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan perkotaan.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan akademisi dan mahasiswa untuk melahirkan gagasan, inovasi, serta pendekatan baru dalam mendukung pembangunan kota.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Internasional, Wali Kota Munafri Terima Kunjungan dan Gelar Rakor Bersama Kemenlu RI

“Pemerintah Kota Makassar terus membangun kerja sama, terus meminta arahan, terus meminta support dari kampus-kampus, dan salah satunya kampus yang sering kami membangun interaksi adalah UNM,” katanya.

Appi berharap 1.888 mahasiswa baru Fakultas Teknik UNM dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan perubahan positif bagi masyarakat.

Ia juga berharap mahasiswa mampu melahirkan berbagai gagasan inovatif yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan pembangunan Kota Makassar.

Menutup sambutannya, Appi mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga etika, menghormati orang tua dan dosen, serta menjaga hubungan baik dengan lingkungan di tengah upaya mengejar prestasi dan mengembangkan kemampuan.

“In Syaa Allah, di antara orang-orang yang hadir di sini akan muncul pemimpin-pemimpin bangsa kelak di masa yang akan datang,” pungkasnya. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan