MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Forum Mahasiswa Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FORMAHAN FH-UH) sukses menggelar agenda akademik Field Study 2026 di Jakarta pada 10–14 Agustus 2026. Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Hukum Administrasi Negara terlibat aktif dalam program tahunan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman ketatanegaraan secara langsung dari para praktisi dan pembuat kebijakan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan mengusung tema “Penguatan Pemahaman Konstitusi: Urgensi Penguatan Mekanisme Eksekusi Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Sistem Administrasi Negara.” Tema tersebut diangkat guna merespons pentingnya kepastian hukum dan efektivitas pelaksanaan keputusan lembaga peradilan tertinggi di Indonesia dalam struktur pemerintahan.

Selama empat hari di ibu kota, para peserta berkesempatan menyambangi tiga institusi penegak hukum dan penyelenggara negara utama, yakni Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Rangkaian agenda diawali dengan sesi pemaparan mendalam terkait sejarah kelembagaan, tugas pokok dan fungsi, kewenangan, hingga peran strategis tiap institusi dalam sistem ketatanegaraan. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang membedah isu-isu krusial terkait penguatan konstitusi sesuai dengan tema besar kegiatan.

Melalui kunjungan ke Mahkamah Konstitusi, para mahasiswa memperoleh gambaran komprehensif mengenai posisi MK dalam mengawal jalannya konstitusi. Diskusi difokuskan pada dinamika serta tantangan terkait tindak lanjut dan eksekusi putusan MK dalam praktik administrasi negara.
Sementara itu, pembahasan di KemenPAN-RB memberi sudut pandang baru terkait tata kelola birokrasi dan administrasi pemerintahan. Mahasiswa mempelajari bagaimana kebijakan publik dirumuskan agar tetap bergerak di atas rel koridor hukum serta sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Di sisi lain, kunjungan ke Kejaksaan Agung memperluas cakrawala peserta mengenai fungsi penegakan hukum nasional. Kejaksaan memaparkan kontribusi strategisnya dalam mendukung keberlangsungan penyelenggaraan negara berdasarkan asas kepastian hukum dan amanat konstitusi.
Baca juga: Unhas Day 2026 Sambut Mahasiswa Baru, Rektor Prof JJ Tegaskan Dukungan Pengembangan Minat dan Bakat
Pengalaman berinteraksi langsung dengan para pejabat dan praktisi di ketiga lembaga tersebut menjadi jembatan penting yang menghubungkan teori akademis di ruang kuliah dengan realitas dinamika ketatanegaraan. Setiap instansi memberikan perspektif unik yang memperkaya analisis mahasiswa mengenai hubungan antara kewenangan lembaga dan hukum administrasi.
Program pembelajaran kontekstual ini diharapkan tidak sekadar memberikan pengetahuan teknis kelembagaan. Lebih dari itu, agenda ini dirancang untuk membentuk daya kritis mahasiswa terhadap pola hubungan antarlembaga negara dalam menjaga prinsip negara hukum.
Melalui pelaksanaan Field Study 2026, para peserta diharapkan dapat membawa pulang wawasan yang lebih matang serta menumbuhkan sikap kritis berlandaskan nilai-nilai konstitusional sebagai bekal calon akademisi maupun praktisi hukum masa depan. (*)

