MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima 2.462 mahasiswa baru program pascasarjana pada Semester Awal Tahun Akademik 2026/2027. Dari jumlah tersebut, sebanyak 81 mahasiswa merupakan mahasiswa asing yang berasal dari 14 negara.
Prosesi penerimaan mahasiswa baru pascasarjana secara resmi berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Kamis (13/8/2026).
Jumlah mahasiswa baru tersebut merupakan hasil seleksi dari 4.308 peminat yang mendaftar pada berbagai jenjang pendidikan pascasarjana Unhas, mulai dari program doktor, magister, dokter spesialis, dokter sub-spesialis hingga profesi.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., mengatakan tingginya minat terhadap pendidikan pascasarjana menjadi indikator semakin kuatnya eksistensi Unhas sebagai research university.
Menurutnya, peminat pendidikan pascasarjana tersebar pada berbagai rumpun keilmuan dan fakultas. Pada jenjang magister, Program Studi Ilmu Hukum mencatat peminat terbanyak dengan 235 orang, disusul Manajemen sebanyak 157 orang dan Keperawatan 100 orang.
Sementara pada jenjang doktor, tiga program studi dengan peminat tertinggi yakni Kesehatan Masyarakat sebanyak 94 orang, Manajemen 90 orang, serta Ilmu Hukum 82 orang.
“Sebaran tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan lanjutan Unhas diminati dari berbagai rumpun keilmuan, mulai dari sosial-humaniora, kesehatan, teknik, sains, hingga bidang sumber daya alam,” kata Prof. Ruslin.
Internasionalisasi pendidikan juga terlihat dari kehadiran mahasiswa asing. Pada Tahun Akademik 2026/2027, Unhas menerima 81 mahasiswa baru asing yang tersebar pada 22 program studi magister dan 10 program studi doktor.
Mahasiswa asing tersebut berasal dari 14 negara. Timor Leste menjadi negara dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 57 orang, disusul China 11 orang dan Tanzania dua orang.
Sementara mahasiswa masing-masing satu orang berasal dari Bangladesh, Ghana, Kenya, Liberia, Afghanistan, Madagascar, Malawi, Nigeria, Pakistan, Somalia, dan Uganda.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara tersebut memperkuat posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang terus memperluas jejaring akademik internasional.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan jumlah mahasiswa pascasarjana yang mencapai 2.462 orang merupakan capaian yang membanggakan. Namun, besarnya jumlah tersebut juga diikuti tanggung jawab yang lebih besar dalam memastikan pendidikan pascasarjana menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
Ia menekankan bahwa pendidikan pascasarjana tidak boleh sekadar menjadi kelanjutan dari pendidikan sarjana. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, independen, serta mampu menghasilkan gagasan dan penelitian baru.
“Ketika masuk ke pascasarjana, kita berharap terjadi perubahan cara berpikir. Banyak hal yang harus berubah. Mahasiswa tidak lagi sekadar belajar dari apa yang sudah ada, tetapi mulai menghasilkan pemikiran, penelitian, dan gagasan yang baru,” ujar Jamaluddin.
Menurutnya, mahasiswa pascasarjana harus mampu mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan bangsa.
Karena itu, penelitian yang dilakukan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi memiliki relevansi, menghasilkan inovasi, serta dapat dikembangkan hingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Kita ingin pendidikan pascasarjana menghasilkan orang-orang yang mampu berpikir lebih independen, menghasilkan riset yang lebih banyak dan lebih bermanfaat. Dari sana lahir inovasi, kemudian dapat dihilirisasi menjadi teknologi dan solusi yang memberikan nilai tambah,” jelasnya.
Rincian 2.462 Mahasiswa Baru Pascasarjana Unhas
Berdasarkan jenjang pendidikan, mahasiswa baru pascasarjana Unhas Semester Awal Tahun Akademik 2026/2027 terdiri atas:
Program Doktor: 464 orang
Program Magister: 1.345 orang
Program Dokter Spesialis: 359 orang
Program Dokter Sub-Spesialis: 33 orang
Program Profesi: 261 orang
Total keseluruhan mencapai 2.462 mahasiswa baru.
Sebaran Berdasarkan Fakultas
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Magister: 231 orang
Doktor: 74 orang
Profesi: 10 orang
Fakultas Hukum
Magister: 223 orang
Doktor: 44 orang
Fakultas Kedokteran
Magister: 8 orang
Doktor: 25 orang
Spesialis/Sub-Spesialis: 306 orang
Fakultas Teknik
Magister: 180 orang
Doktor: 80 orang
Profesi: 22 orang
Fakultas ISIPOL
Magister: 100 orang
Doktor: 52 orang
Fakultas Ilmu Budaya
Magister: 37 orang
Doktor: 18 orang
Fakultas Pertanian
Magister: 22 orang
Doktor: 19 orang
Fakultas MIPA
Magister: 67 orang
Doktor: 15 orang
Profesi: 29 orang
Fakultas Peternakan
Magister: 20 orang
Doktor: 8 orang
Fakultas Kedokteran Gigi
Magister: 10 orang
Doktor: 4 orang
Spesialis: 75 orang
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Magister: 122 orang
Doktor: 31 orang
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Magister: 32 orang
Doktor: 9 orang
Fakultas Kehutanan
Magister: 15 orang
Doktor: 4 orang
Fakultas Farmasi
Magister: 32 orang
Doktor: 28 orang
Profesi: 200 orang
Sekolah Pascasarjana
Magister: 186 orang
Doktor: 53 orang
Fakultas Keperawatan
Magister: 50 orang
Profesi: 11 orang
Fakultas Teknologi Pertanian
Magister: 10 orang
Sebaran Mahasiswa Asing Berdasarkan Negara
Timor Leste: 57 orang
China: 11 orang
Tanzania: 2 orang
Bangladesh: 1 orang
Ghana: 1 orang
Kenya: 1 orang
Liberia: 1 orang
Afghanistan: 1 orang
Madagascar: 1 orang
Malawi: 1 orang
Nigeria: 1 orang
Pakistan: 1 orang
Somalia: 1 orang
Uganda: 1 orang
Dengan jumlah mahasiswa baru yang besar dan semakin beragamnya asal mahasiswa, Unhas menargetkan pendidikan pascasarjana tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga peneliti dan inovator yang mampu melahirkan solusi untuk berbagai persoalan strategis. (*)

