MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Madrasah Hifdzil Qur’an (MHQ) Masjid Muhammad Cheng Hoo Tanjung Bunga Makassar menggelar rangkaian perlombaan khas Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Agenda tahunan tersebut berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Sabtu hingga Minggu, 15–16 Agustus 2026.
Kegiatan ini dirancang untuk menyemarakkan HUT RI sekaligus memberikan ruang kreatif bagi para santri. Pihak pengelola menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan patut diisi dengan aktivitas positif yang mampu mengasah keberanian, kebersamaan, dan jiwa kompetitif peserta didik.

Sembilan cabang perlombaan dihadirkan untuk menampung beragam minat santri. Kompetisi tersebut mencakup bidang olahraga seperti adu panco, sepak bola, dan bola panas. Pada kategori seni dan syiar keagamaan, diselenggarakan lomba nasyid, tartil, story telling, hingga pidato.
Selain itu, ketangkasan wawasan keislaman dan kebahasaan turut diuji melalui lomba tebak kosakata atau kalimat bahasa Arab serta cerdas cermat. Variasi mata lomba ini ditujukan agar para santri dapat melatih fisik, kreativitas, sekaligus pemahaman keagamaan secara seimbang.

Orang tua dan wali santri dijadwalkan hadir memberikan dukungan langsung pada puncak acara yang berlangsung hari Minggu, 16 Agustus 2026. Sementara itu, seluruh rangkaian agenda di hari Sabtu tetap berjalan sesuai dengan jadwal internal santri yang telah ditetapkan.
Guna memfasilitasi wali santri yang berhalangan hadir di lokasi, panitia menyiarkan seluruh jalannya acara secara langsung. Tayangan tersebut dapat diakses publik melalui saluran YouTube resmi MMCHTB OFFICIAL.

Pihak pengelola MHQ Masjid Muhammad Cheng Hoo menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi dan kontribusi dari para orang tua murid. Dukungan tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi para santri.
Melalui kegiatan ini, peringatan hari kemerdekaan tidak sekadar diartikan sebagai selebrasi seremonial semata. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi para santri untuk memaknai kemerdekaan lewat capaian prestasi, solidaritas, serta penguatan akhlakul karimah. (*)

