MENITNEWS.CO.ID, MASAMBA — Dukungan kader akar rumput Partai Golkar terhadap Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Ilham Arief Sirajuddin (IAS), untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel mulai mengemuka.
Dorongan tersebut disampaikan kader Golkar Kabupaten Luwu Utara saat IAS melanjutkan agenda konsolidasi bersama jajaran fungsionaris DPD I Golkar Sulsel di Kabupaten Luwu Utara, Rabu (12/8/2026).
Dalam konsolidasi tersebut, IAS menegaskan pentingnya seluruh kader Golkar untuk terus hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader tidak hanya dibutuhkan dalam momentum politik, tetapi juga harus dirasakan melalui perjuangan terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
“Partai Golkar harus terus hadir untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu Utara. Apalagi anggota Fraksi Golkar di Kabupaten Luwu Utara harus senantiasa menjemput aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan,” kata IAS.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu juga mendorong kader Golkar untuk membuka ruang lebih luas bagi generasi muda. Ia berharap anak muda tidak alergi terhadap politik dan dapat menjadikan Golkar sebagai wadah untuk mengembangkan potensi serta menyalurkan aspirasi.
“Ajaklah anak muda agar tidak alergi pada politik, jadikan Golkar jadi tempat menyalurkan bakat anak muda kita,” ujarnya.
IAS menambahkan, dirinya memiliki komitmen untuk membawa Golkar menjadi partai terbaik di Sulsel. Karena itu, ia meminta seluruh kader membangun kerja sama dan bekerja secara konsisten menghadapi agenda politik mendatang.
“Saya menjadi ketua Golkar Sulsel wajib mempersembahkan penambahan perolehan kursi di DPRD Provinsi dan DPR RI. Target itu memang sangat berat, tetapi dengan tanggung jawab dan kebersamaan, yakin kita akan capai kejayaan Golkar pada pemilu mendatang,” tegasnya.
IAS: Menangkan Pemilu Sebelum Pilgub
Dalam kesempatan tersebut, kader Golkar Luwu Utara menyampaikan dorongan agar IAS maju sebagai calon Gubernur Sulsel. Namun, IAS belum memberikan kepastian terkait pencalonannya.
IAS justru menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memperkuat konsolidasi internal dan memastikan kemenangan Golkar pada Pemilu mendatang.
“Jangan inginkan saya maju di Pilgub, jika Golkar tidak kita menangkan dulu di Pemilu. Artinya, kita wajib menangkan Pemilu, baru Pilkada,” jelas IAS.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa IAS masih menempatkan penguatan elektoral Partai Golkar sebagai prioritas sebelum berbicara lebih jauh mengenai Pilkada, termasuk Pilgub Sulsel.

Sementara itu, Ketua Harian DPD II Partai Golkar Luwu Utara, Basir, menyatakan kesiapan kader di daerahnya mengikuti arah politik yang ditetapkan IAS sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Ia menilai IAS memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni di Partai Golkar. Meski IAS belum menyatakan sikap untuk maju di Pilgub Sulsel, dukungan dari kader di tingkat daerah mulai disuarakan.
“Pak IAS bukan orang asing di Golkar, kapasitasnya di Golkar tidak diragukan. Walau belum menyatakan sikap, kami dari bawah mau Pak IAS menjadi Gubernur,” kata Basir.
Basir juga berharap DPD I Golkar Sulsel memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi organisasi di Luwu Utara, terutama menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Luwu Utara.
Ia meminta kepemimpinan DPD II Golkar Luwu Utara ke depan dapat diisi figur yang memiliki komitmen kuat untuk membesarkan partai dan meningkatkan perolehan suara Golkar.
“Menjelang Musda Golkar Luwu Utara, kami mau Pak IAS menunjuk ketua yang mau membesarkan Golkar di Kabupaten Luwu Utara. Golkar tidak boleh asal-asalan menentukan ketua DPD II Kabupaten Luwu Utara,” ujarnya.
Basir menegaskan, Golkar Luwu Utara juga memiliki target mempertahankan dan meningkatkan capaian politik pada pemilu berikutnya. Pada Pemilu sebelumnya, Golkar berhasil meraih posisi Ketua DPRD Luwu Utara melalui kemenangan pada pemilihan legislatif.
“Tekad kita juga ke depan meraih kemenangan Pilkada. Kita pemilu lalu sudah berhasil memenangkan Pemilu legislatif, yaitu meraih kursi Ketua DPRD,” pungkasnya.
Konsolidasi IAS di Luwu Utara menjadi bagian dari upaya DPD I Golkar Sulsel memperkuat struktur dan mesin partai di daerah.
Di sisi lain, munculnya dorongan dari kader akar rumput untuk mengusung IAS di Pilgub Sulsel menunjukkan mulai menguatnya aspirasi internal, meski hingga kini IAS masih menegaskan fokusnya pada target memenangkan Golkar pada Pemilu mendatang. (*)

