Tiga Prodi Fakultas Teknik Unhas Raih Akreditasi, 157 Prodi Berstatus Unggul

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas), kembali mencatatkan capaian positif dalam penguatan mutu akademik.

Tiga program studi (prodi) di Fakultas Teknik Unhas memperoleh hasil akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik), Badan Tetap Akreditasi Program Keteknikan, Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Tiga prodi tersebut yakni Program Studi Magister Teknik Industri yang memperoleh peringkat Unggul, Program Studi Sarjana Geologi dengan peringkat Unggul, serta Program Studi Sarjana Teknik Metalurgi dan Material yang mendapatkan akreditasi pertama sebagai program studi baru.

Hasil akreditasi tersebut berlaku mulai 21 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2029.

Tambahan dua program studi yang meraih peringkat Unggul tersebut turut meningkatkan jumlah prodi Unhas berstatus Unggul menjadi 157 dari total 250 program studi, atau sekitar 63 persen.

Capaian tersebut telah melampaui batas minimal 50 persen yang menjadi salah satu syarat bagi perguruan tinggi untuk memperoleh peringkat Unggul dalam akreditasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan BAN-PT Nomor 35 Tahun 2025 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi, Lampiran 3a.

Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., mengatakan capaian akreditasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan keteknikan di Unhas mampu memenuhi standar yang ditetapkan lembaga akreditasi.

“Predikat Unggul bukan tujuan akhir, tetapi penanda bahwa kita berada pada jalur yang tepat dan memiliki kapasitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan keteknikan, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta menjawab kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi,” ujar Prof. Isran.

Menurutnya, hasil akreditasi tersebut menjadi dorongan bagi Fakultas Teknik Unhas untuk mempertahankan kualitas yang telah dicapai. Pengembangan pendidikan juga akan terus dilakukan agar tetap selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas, Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., menilai peningkatan jumlah program studi berperingkat Unggul memiliki arti strategis bagi Unhas.

“Capaian ini penting bukan semata sebagai prestasi, tetapi karena proporsi program studi berperingkat Unggul merupakan syarat perlu bagi Unhas untuk meraih peringkat Unggul pada akreditasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH),” kata Prof. Rini.

Meski telah melewati ambang batas tersebut, LPMPP Unhas akan tetap mendorong program studi lain yang memiliki potensi untuk meraih peringkat Unggul.

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan reakreditasi dan pendampingan secara intensif. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat serta pemerataan mutu akademik di seluruh fakultas.

LPMPP juga terus memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan berlandaskan prinsip Continuous Quality Improvement atau peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Selain capaian akreditasi nasional, penguatan mutu akademik Unhas juga terlihat dari capaian di tingkat internasional. Hingga kini, sebanyak 79 program studi Unhas telah memperoleh akreditasi internasional.

Akreditasi internasional tersebut diraih melalui proses pemenuhan berbagai standar lembaga akreditasi internasional dengan pendampingan LPMPP Unhas sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pascaakreditasi.

“Hal ini menegaskan bahwa mutu akademik Unhas diakui tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat global,” pungkas Prof. Rini.

Capaian terbaru tersebut semakin memperkuat komitmen Unhas dalam membangun mutu akademik yang berkelanjutan. Di sisi lain, keberhasilan Fakultas Teknik mempertahankan dan meningkatkan akreditasi menunjukkan konsistensi dalam memastikan pendidikan keteknikan tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan