MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Ajang kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions, terus menjadi panggung utama bagi para pesepak bola terhebat di dunia. Sejak mengalami perubahan format dari Piala Champions pada 1992, turnamen ini melahirkan sederet legenda yang berhasil mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola modern melalui konsistensi performa dan raihan trofi.
Penilaian jajaran pesepak bola terbaik ini didasarkan pada jumlah gelar juara, kontribusi gol, momen ikonik, serta besarnya warisan yang ditinggalkan khusus pada era Liga Champions sejak 1992. Penyusunan daftar ini menyisihkan sejumlah nama besar seperti Casemiro, Roberto Carlos, Carles Puyol, hingga David Beckham.
Berikut adalah daftar sepuluh pemain terbaik yang paling menonjol dan mendominasi panggung Liga Champions era modern:
10. Clarence Seedorf
Gelandang asal Belanda ini mencatatkan rekor unik sebagai satu-satunya pemain yang sanggup mengangkat trofi Liga Champions bersama tiga klub berbeda, yakni Ajax, Real Madrid, dan AC Milan. Visi permainan dan kemampuan Seedorf dalam mengendalikan tempo di lini tengah menjadi kunci kesuksesannya mengoleksi empat gelar juara.
9. Raul
Raul Gonzalez merupakan ikon kepemimpinan dan ketajaman Real Madrid sebelum melanjutkan kariernya di Schalke. Penggawa asal Spanyol yang mempersembahkan tiga gelar bagi Los Blancos ini mencatatkan 323 gol dalam 741 laga untuk klubnya, serta sempat lama menduduki puncak daftar pencetak gol terbanyak kompetisi Eropa sebelum tergeser di kemudian hari.
8. Sergio Ramos
Sebagai benteng pertahanan Real Madrid, Ramos tidak hanya tangguh menjaga area belakang tetapi juga kerap menjadi penentu kemenangan pada momen krusial. Gol penyeimbang yang dicetaknya pada detik-detik terakhir final 2014 melawan Atletico Madrid menjadi titik balik utama keberhasilan klubnya mengoleksi empat gelar juara dalam kurun waktu lima tahun.
7. Xavi
Xavi bertindak sebagai konduktor utama di balik skema permainan tiki-taka milik Barcelona. Sepanjang kariernya di Eropa yang dihabiskan bersama raksasa Catalunya tersebut, gelandang Spanyol ini sukses mengamankan empat trofi berkat akurasi operan dan kemampuannya mengatur ritme permainan.
6. Paolo Maldini
Simbol lini pertahanan AC Milan ini mengoleksi tiga trofi pada era Liga Champions, melengkapi dua gelar terdahulu yang diraihnya saat kompetisi masih bernama Piala Champions. Penempatan posisi yang tepat dan kerapian tekel membuat sosok bek asal Italia ini dinilai sebagai tolok ukur utama standar pertahanan dunia.
5. Karim Benzema
Benzema menempati urutan keempat pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan koleksi 90 gol dari 152 penampilan. Setelah bertahun-tahun menopang peran pemain lain dalam raihan empat gelar awal, penyerang asal Prancis ini tampil mendominasi sebagai figur utama saat mengantar Real Madrid merengkuh gelar ke-14 pada musim 2021/2022.
4. Andres Iniesta
Kreativitas dan ketenangan Iniesta di bawah tekanan menjadikannya bagian tak terpisahkan dari era keemasan Barcelona. Bersama koleksi empat gelar juara, momen paling ikonik dalam karier kontinentalnya terjadi saat mencetak gol penentu ke gawang Chelsea pada babak semifinal edisi 2009.
3. Luka Modric
Bergabung dengan Real Madrid pada 2012, Modric tumbuh menjadi salah satu pengumpan terbaik dalam sejarah sepak bola. Gelandang asal Kroasia ini menjadi pilar penting yang membawa klubnya meraih enam trofi Liga Champions pada edisi 2014, 2016, 2017, 2018, 2022, dan 2024.
2. Lionel Messi
Mengoleksi 129 gol, Messi menempati posisi kedua pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi ini. Penyerang asal Argentina tersebut memimpin masa kejayaan Barcelona yang menghasilkan empat trofi antara 2006 hingga 2015, termasuk torehan golnya pada partai final edisi 2009 dan 2011.
1. Cristiano Ronaldo
Ronaldo mengukuhkan posisinya di puncak daftar berkat rekor 141 gol yang menjadikannya pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Penyerang asal Portugal ini mengoleksi lima gelar juara, yang diraih sekali saat membela Manchester United serta empat kali bersama Real Madrid. (*)



