MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Program B-POWER yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat disebut telah melibatkan 409 pemuda dari 25 desa di Kabupaten Gowa.
Berdasarkan keterangan PLN UID Sulselrabar, peserta mengikuti sembilan gelombang pelatihan yang mencakup komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, penggunaan kecerdasan buatan, pemanfaatan media sosial, dan keselamatan ketenagalistrikan.
Program yang dilaksanakan bersama Kelas Bebas Bicara itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pemuda dan mendorong mereka mengembangkan kegiatan berdasarkan kebutuhan masing-masing desa.
PLN mencatat terdapat 37 proyek inovasi desa yang dikembangkan selama pelaksanaan program. Perusahaan juga membentuk 24 kader yang disebut Son’s of Gen-B untuk melanjutkan kegiatan literasi digital, keselamatan ketenagalistrikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Data mengenai jumlah peserta, desa, proyek inovasi, dan kader tersebut berasal dari PLN UID Sulselrabar. Informasi yang diterima redaksi belum memuat rincian nama seluruh desa, bentuk masing-masing proyek, indikator keberhasilan, maupun hasil evaluasi setelah program berakhir.
Memperoleh penghargaan kategori Gold
Program B-POWER memperoleh penghargaan kategori Gold pada Innovation Technology for Social and Environmental Awards atau InTechSEA Awards 2026.
Penghargaan diberikan untuk kategori Corporate Social Responsibility dan Pemberdayaan Masyarakat pada topik sosial-budaya dan pendidikan. Acara penganugerahan berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta pada Senin, 14 September 2026.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memperluas pelaksanaan program.
“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui B-POWER, kami mendorong generasi muda desa agar semakin percaya diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjadi agen perubahan yang mengembangkan potensi di desanya,” kata Edyansyah, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Edyansyah, peserta tidak hanya menerima pelatihan, tetapi juga diarahkan menggunakan keterampilan yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal.
PLN berharap kader yang telah dibentuk dapat melanjutkan kegiatan di desa masing-masing setelah rangkaian pelatihan selesai.
Informasi yang diterima redaksi belum menjelaskan lembaga penyelenggara InTechSEA Awards 2026, susunan dewan juri, jumlah peserta, metode penilaian, serta daftar penerima penghargaan kategori lainnya. (Adv)



