MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melepas 28 penerima beasiswa luar negeri Tahun Anggaran 2026 di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (19/9/2026).
Ke-28 penerima beasiswa tersebut akan melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di luar negeri. Kesempatan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas wawasan dan pengalaman.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman berpesan kepada para penerima beasiswa agar tetap menjaga komunikasi dengan keluarga, terutama orang tua, selama menjalani pendidikan di luar negeri.
“Selalu meminta restu dan doa dari orang tua. Jangan lupa untuk selalu menghubungi dan menanyakan kabar orang tua,” pesan Andi Sudirman.
Ia juga mengingatkan para penerima beasiswa agar bersungguh-sungguh menjalani pendidikan dengan tetap berdoa, belajar, dan berusaha.
Mereka juga diminta menjaga nama baik keluarga serta Sulawesi Selatan selama berada di Luar Negeri.

“Jangan pernah membuat sedih orang tua. Karena di balik keberhasilan kita, ada doa dan pengorbanan orang tua yang tidak ternilai,” ujarnya.
Andi Sudirman berharap, setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima beasiswa dapat kembali ke Sulawesi Selatan untuk mengabdikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“Harapan kita, setelah menyelesaikan pendidikan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat kembali dibawa pulang untuk mengabdi dan berkontribusi bagi Sulawesi Selatan,” katanya.
Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan di luar negeri tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang dapat memberikan manfaat bagi daerah.
Karena itu, ia meminta para penerima beasiswa untuk menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
“Selamat belajar, selamat berjuang. Jadilah generasi yang membawa manfaat dan membanggakan orang tua serta daerah,” pungkasnya. (*)



