MENITNEWS.CO.ID, LUWU — PT Masmindo Dwi Area (MDA) bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu, sukses menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi 42 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 21 desa di wilayah operasional MDA, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Pelatihan ini turut menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palopo.
Kegiatan yang berlangsung pada 22 hingga 26 September 2026 ini merupakan salah satu tahapan dari program Resota UMKM 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) MDA, khususnya Pilar Jaga Masa Depan Desa, yang berakar dari kebutuhan serta aspirasi masyarakat desa melalui Forum Desa (Fordes) Matappa.
Kata “Resota” sendiri berasal dari bahasa lokal Luwu yang bermakna buah dari kerja keras dan keuletan.
Nama ini merepresentasikan semangat dan harapan agar seluruh pihak bersungguh-sungguh mendorong UMKM agar mandiri dan membawa kesejahteraan di sekitar wilayah operasional MDA.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan terkait pemahaman posisi dan tantangan usaha, pengurusan perizinan usaha, pencatatan keuangan, hingga pemanfaatan kanal promosi digital untuk memperluas jaringan pemasaran.

Rangkaian acara ditutup dengan seleksi dan penetapan sepuluh UMKM terpilih yang berhak mendapatkan paket bantuan modal dari MDA serta pendampingan usaha dari UMP Palopo.
Pembukaan Resota UMKM ini dihadiri oleh Direktur Human Capital and Corporate Services MDA Muhammad Suhada, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu Drs. Bustan, S.E., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu Achmad Awwabin, Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Palopo Dr. Antong, S.E., M.Si., CPIA., CTA., ACPA., serta perwakilan FEB Unhas.
Dalam sambutannya, Muhammad Suhada mengajak seluruh peserta untuk menjadikan usaha dan ikhtiar sebagai prinsip utama dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai perusahaan MDA, yakni measurable, accountable, teamwork, agility, persistent, dan passionate yang dirangkum menjadi MATAPPA yang juga berarti yakin dan percaya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Drs. Bustan, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan MDA terhadap pengembangan UMKM lokal. “Kami sangat berterima kasih kepada Masmindo dengan adanya kegiatan ini.
Di beberapa kesempatan, kami membawa koperasi dan UMKM binaan MDA untuk mengikuti event pameran, dan produk olahan UMKM tersebut laku di pasaran,” ungkap Bustan.
Pelatihan Resota UMKM ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Ke depannya, MDA bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dan pemangku kepentingan terkait akan terus mendampingi pelaku usaha melalui Fordes MATAPPA agar UMKM semakin berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian desa. (*)



