PDAM Makassar Perkuat Kerja Sama Dengan Kawasaki City dan STS Tekan Kehilangan Air

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Perumda Air Minum Kota Makassar memperkuat kerja sama dengan Kawasaki City, Jepang, dan Suido Technical Service Co., Ltd. (STS) untuk menekan Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air dalam sistem penyediaan air minum di Kota Makassar.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan delegasi Kawasaki City bersama STS ke Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris serta sejumlah pejabat struktural Perumda Air Minum Kota Makassar.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut City-to-City Collaboration Project antara Kota Makassar dan Kota Kawasaki yang saat ini berjalan dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana penguatan kerja sama untuk meningkatkan pengendalian NRW. Sejumlah aspek teknis menjadi perhatian, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akurasi pengukuran, investigasi kebocoran, hingga pengelolaan dan pemanfaatan data sistem penyediaan air minum.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem sekaligus mengurangi kehilangan air secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Program kolaborasi Kota Makassar dan Kota Kawasaki sendiri tidak hanya menyasar sektor air minum. Program tersebut juga berfokus pada agenda dekarbonisasi di Kota Makassar, termasuk pengembangan inisiatif pada sektor penyediaan air minum, air limbah domestik, dan air limbah industri.

Dalam kunjungan kali ini, Kawasaki City bersama mitra teknisnya melanjutkan dialog dengan jajaran PDAM Makassar mengenai pengembangan proyek yang dapat memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengidentifikasi, mengukur, dan menangani kehilangan air.

Pembahasan tersebut sekaligus melanjutkan komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya. Kawasaki City telah melakukan pertemuan dengan PDAM Makassar pada Juli 2026, sementara Suido Technical Service Co., Ltd. juga telah melakukan pertemuan dengan PDAM Makassar pada Agustus 2026.

Rencana kerja sama lanjutan ini juga berkaitan dengan pengalaman Kawasaki City dalam mendampingi PDAM Makassar melalui program JICA Grassroots Technical Cooperation bertajuk “MaKaPro” yang berlangsung pada periode 2022-2025.

Program tersebut menjadi salah satu pengalaman penting bagi PDAM Makassar dalam memperoleh transfer pengetahuan dan pendampingan teknis terkait pengelolaan sistem penyediaan air minum.

Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Kawasaki City dan STS serta rencana penguatan kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Menurutnya, dukungan melalui transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas teknis sangat penting bagi PDAM Makassar dalam menghadapi persoalan NRW.

“PDAM menyambut baik niat dan upaya Kawasaki City dan Suido Technical Service untuk kembali memberikan dukungan dalam penanganan NRW. Penguatan kapasitas dan transfer pengetahuan tentu menjadi bagian penting bagi kami untuk meningkatkan pengelolaan sistem secara lebih efektif,” ujar Andi Syahrum.

Ia menilai pendekatan berbasis data juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sistem penyediaan air minum.

Dengan data yang lebih akurat, PDAM Makassar dapat melakukan pengukuran, pemetaan, dan investigasi kehilangan air secara lebih tepat sehingga langkah penanganan dapat disusun berdasarkan kondisi lapangan.

Sementara itu, Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Taufiq Aris mengatakan pihaknya akan terus menindaklanjuti pembahasan bersama Kawasaki City dan STS.

Ia berharap proposal kerja sama yang diajukan Kawasaki City dapat memperoleh persetujuan dari Japan International Cooperation Agency (JICA), sehingga pendampingan teknis terhadap PDAM Makassar dapat kembali dilanjutkan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat kembali berjalan dengan dukungan JICA. Tentunya kami ingin mengembangkan pengalaman yang sudah diperoleh melalui MaKaPro dengan cakupan yang lebih luas, terutama dalam pengelolaan NRW berbasis data,” kata Andi Taufiq Aris.

Menurutnya, kerja sama lanjutan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kelanjutan dari program sebelumnya, tetapi juga memperluas cakupan pendampingan sesuai kebutuhan PDAM Makassar saat ini.

Melalui rencana kolaborasi tersebut, jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Makassar menargetkan adanya penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kualitas data dan akurasi pengukuran, serta penyusunan strategi pengendalian NRW yang lebih sesuai dengan karakteristik sistem penyediaan air minum di Kota Makassar.

Penguatan kerja sama dengan Kawasaki City dan STS diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PDAM Makassar dalam meningkatkan efisiensi layanan, mengoptimalkan pengelolaan air, dan mengurangi kehilangan air dalam sistem penyediaan air minum. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan