MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Bank Mandiri menghadirkan layanan ATM Emas di Kantor Cabang (KC) Makassar Kartini, untuk memudahkan nasabah mengubah saldo emas digital menjadi logam mulia fisik.
Layanan ini terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri sehingga nasabah dapat berinvestasi emas secara digital sekaligus mengambil emas fisik dengan lebih praktis.
Regional CEO (RCEO) Region X/Sulawesi dan Maluku Bank Mandiri, Nunung Andreas Wisnu P, mengatakan ATM Emas kini tersedia di 28 titik di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang fleksibel dan mudah dijangkau.
“Melalui ATM Emas, Bank Mandiri menghadirkan pengalaman investasi emas yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik,” ujar Nunung dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, layanan ATM Emas merupakan bagian dari pengembangan ekosistem bulion Bank Mandiri. Perseroan sebelumnya telah memperoleh lisensi kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung pengembangan layanan emas melalui sektor perbankan.
Cara Cetak Saldo Emas Digital di ATM Emas Mandiri
Nasabah yang ingin mencetak saldo emas digital menjadi logam mulia fisik dapat memanfaatkan aplikasi Livin’ by Mandiri. Proses pengambilan dilakukan melalui sejumlah tahapan yang terintegrasi dengan mesin ATM Emas.
Nasabah terlebih dahulu membuka aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih menu Ambil Emas dan menentukan opsi pengambilan melalui ATM. Selanjutnya, nasabah memindai kode QR yang tersedia pada mesin, memilih pecahan emas yang diinginkan, serta memasukkan kode verifikasi untuk menyelesaikan transaksi.
Setelah proses transaksi selesai, nasabah dapat mengambil emas fisik beserta struk transaksi yang dikeluarkan mesin. Selain melalui ATM Emas, pengambilan logam mulia juga dapat dilakukan di kantor cabang Bank Mandiri yang telah ditunjuk.
Kehadiran fasilitas ini memberikan pilihan bagi nasabah yang selama ini menyimpan emas dalam bentuk saldo digital dan ingin memilikinya secara fisik.
Tabungan Emas Mandiri Bisa Dimulai Rp10 Ribu
Selain fasilitas pencetakan emas, Livin’ by Mandiri menyediakan berbagai layanan investasi emas, mulai dari pembukaan Tabungan Emas, transaksi pembelian dan penjualan, hingga pembiayaan kepemilikan emas melalui skema cicilan.
Bank Mandiri menetapkan setoran awal Tabungan Emas sebesar 0,02 gram atau setara sekitar Rp50.000. Sementara itu, pembelian emas berikutnya dapat dimulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000.
Besaran nominal tersebut memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan emas secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing.
Produk emas yang tersedia mencakup emas dari merek ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Nasabah juga dapat melakukan transaksi secara digital selama 24 jam secara real-time serta memantau pergerakan harga emas melalui aplikasi.
Dengan layanan tersebut, nasabah tidak harus selalu datang ke kantor cabang untuk melakukan transaksi pembelian atau penjualan emas.
Bank Mandiri Sediakan Cicilan Emas
Untuk memperluas pilihan investasi, Bank Mandiri juga menyediakan KSM Emas atau Kredit Serbaguna Mandiri Emas. Fasilitas ini ditujukan bagi nasabah yang ingin memiliki emas melalui mekanisme pembayaran secara bertahap.
Melalui skema tersebut, harga emas dikunci saat pengajuan sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku. Setelah cicilan dilunasi, emas dapat menjadi saldo Tabungan Emas yang selanjutnya bisa ditransaksikan atau diambil dalam bentuk fisik.
Skema cicilan ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin membangun aset emas tanpa harus membeli seluruh kebutuhan emas sekaligus.
Livin’ by Mandiri Tembus 42,1 Juta Pengguna
Pengembangan layanan investasi emas turut didukung oleh pertumbuhan pengguna layanan digital Bank Mandiri.
Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri tercatat memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar. Jumlah tersebut menjadi salah satu basis perseroan dalam memperluas jangkauan layanan keuangan digital, termasuk produk investasi emas.
Ke depan, Bank Mandiri juga menyiapkan sejumlah inovasi dalam ekosistem bulion. Pengembangan yang direncanakan mencakup Multiguna Emas untuk pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk investasi rutin, serta Transfer Emas antarpengguna Livin’ by Mandiri.
Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan aset.
“Kami berharap inovasi ini dapat mendorong masyarakat untuk membangun aset secara bertahap sekaligus mendukung penguatan ekosistem bulion nasional,” kata Nunung.
Ia menegaskan, pengembangan layanan investasi emas merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan serta menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Dengan hadirnya ATM Emas di Makassar, nasabah kini memiliki pilihan untuk mengelola investasi emas secara digital sekaligus mencetak saldo yang dimiliki menjadi logam mulia fisik melalui fasilitas yang disediakan Bank Mandiri.(*)



