Dinamika Menjelang Musda: Empat Nama Menguat sebagai Kandidat Ketua DPD Golkar Kota Makassar

Jelang Musda, Kader Golkar Kota Makassar Sebut Empat Figur Potensial Pemimpin Partai (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Peta politik internal Partai Golkar di Kota Makassar mulai menunjukkan pergerakan signifikan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Diskusi di kalangan kader partai menyebutkan setidaknya empat figur potensial yang dinilai layak memimpin DPD Partai Golkar di tingkat kota.
Informasi ini mengemuka usai rapat pembahasan kepanitiaan Musda yang digelar di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Makassar, Senin (26/10/2026). Dalam suasana diskusi lepas pasca-rapat, sejumlah kader mulai menyodorkan nama-nama yang dianggap memiliki elektabilitas dan basis dukungan memadai.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, mengungkapkan bahwa ada empat nama yang secara konsisten muncul dalam pembicaraan internal. Jumlah nama ini secara kebetulan selaras dengan nomor urut Partai Golkar.
“Tadi sudah ada beberapa nama yang berkembang disebut-sebut maju di Musda Golkar Kota Makassar. Jadi setelah rapat persiapan Musda, kita cerita lepas bersama teman-teman, dan memunculkan beberapa nama,” ujar Abdul Wahab Tahir, Selasa (27/10/2026).
Empat Figur dengan Latar Belakang Berbeda
Berdasarkan penuturan Wahab Tahir, empat nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat berasal dari latar belakang yang beragam, mencakup eksekutif, legislatif, dan organisasi kemasyarakatan.
Pertama, Andi Suharmika, yang dikenal sebagai kader muda Golkar dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Makassar. Kedua, Aliyah Mustika Ilham, yang saat ini mengemban tugas sebagai Wakil Wali Kota Makassar.
Ketiga, Andi Nurhaldin Nurdin Halid, yang memiliki basis kuat di organisasi pemuda sebagai Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Sulawesi Selatan. Keempat, Rahman Bando, yang saat ini tercatat sebagai pengurus DPD Partai Golkar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Nama-nama yang berkembang yang disebutkan oleh teman-teman sebagai calon yaitu, kader muda Golkar Andi Suharmika… Ada juga ibu Aliyah Mustika Ilham… kemudian Andi Nurhaldin Nurdin Halid… dan pak Rahman Bando,” jelas Wahab Tahir merinci.
Dinamika Masih Terbuka
Meskipun empat nama tersebut mulai menguat, Wahab Tahir menekankan bahwa dinamika politik menjelang Musda masih sangat cair. Jadwal resmi pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Kota Makassar sendiri hingga kini masih menunggu ketetapan dari pimpinan partai yang lebih tinggi.
Kondisi ini membuka ruang bagi munculnya nama-nama baru atau kejutan politik lainnya. Posisi Ketua DPD Golkar Kota Makassar memiliki peran strategis, tidak hanya dalam konsolidasi internal partai, tetapi juga dalam menentukan arah dukungan politik dan legislasi di panggung lokal Makassar.
Wahab Tahir juga menegaskan sikap keterbukaan partainya. Menurutnya, Golkar tetap menjadi wadah bagi semua golongan masyarakat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Kalaupun nantinya ada diskresi untuk calon ketua, maka sebagai kader, kami taat dan siap menjalankan keputusan partai. Jadi kami tinggal tunggu petunjuk dan perintah pimpinan. Kami percaya, keputusan pimpinan adalah keputusan terbaik yang harus kami laksanakan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi langsung dari keempat nama yang disebut belum diperoleh. Redaksi akan terus memantau perkembangan jadwal resmi Musda dan pernyataan sikap dari para figur yang disebutkan. (*)
Saluran Whatsapp Kami

Iklan