Asmo Sulsel Edukasi 150 Siswa SMPN 40 Makassar Tentang Pemilahan Sampah

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), menggandeng UMKM binaannya, Kelompok Tani (KT) Cokonuri, mengedukasi sekitar 150 siswa baru SMPN 40 Makassar tentang pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Asmo Sulsel dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui pilar lingkungan. Edukasi ini juga bertujuan menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini sekaligus memperkenalkan manfaat daur ulang kepada generasi muda.

Sosialisasi dipandu oleh Taufik, salah satu pengurus UMKM KT Cokonuri. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik hingga anorganik.

Sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan, dapat diolah menjadi kompos. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam masih dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

Selain menerima materi, para siswa juga mengikuti praktik langsung pemilahan sampah. Dalam sesi tersebut, mereka diajak mengenali berbagai jenis sampah dan menempatkannya ke dalam kategori yang sesuai.

Kegiatan itu diharapkan dapat membentuk kebiasaan sederhana yang berdampak besar terhadap lingkungan. Para siswa didorong untuk mulai memilah sampah dari rumah maupun sekolah guna mengurangi pencemaran dan meningkatkan pemanfaatan kembali limbah.

UMKM KT Cokonuri merupakan salah satu UMKM binaan Asmo Sulsel, yang telah mengikuti program pembinaan selama lebih dari satu tahun. UMKM tersebut aktif mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti pot tanaman, dinding pembatas kebun, serta beragam produk olahan lainnya.

Melalui proses tersebut, Asmo Sulsel menyatakan bahwa, limbah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan dapat diubah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Administration & Finance Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Evalyn Susilowati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program keberlanjutan, khususnya di bidang lingkungan.

Menurutnya, kolaborasi dengan UMKM binaan menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat program tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai pihak agar manfaat dari program CSR dapat dirasakan lebih luas. Melalui kolaborasi dengan UMKM binaan KT Cokonuri, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya memilah sampah, tetapi juga melihat secara langsung bahwa limbah yang dikelola dengan baik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” ujar Evalyn.

“Kami berharap edukasi seperti ini dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya,” sambungnya.

Asmo Sulsel meyakini upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, edukasi kepada generasi muda menjadi salah satu fokus perusahaan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Melalui kegiatan tersebut, Asmo Sulsel berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya pengelolaan sampah, pemilahan limbah, serta pelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Banner Sponsor

Iklan