MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, menggelar rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas penanganan tanggap darurat bencana kekeringan di Kota Makassar Tahun 2026, Senin (17/8/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala BPKAD Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, yang dihadiri Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda ini, berfokus pada perumusan kebijakan, kesiapan alokasi anggaran, serta penyusunan langkah-langkah responsif untuk menanggulangi dampak kekeringan yang berpotensi melanda wilayah Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Dakhlan didampingi oleh Sekretaris BPKAD Muhammad Fuad Arfandi, Kepala Bidang Anggaran Muh. Idham Saputra, serta jajaran pejabat BPKAD Kota Makassar lainnya.

Kepala BPKAD Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, menegaskan pentingnya keterpaduan dan kecepatan pemerintah daerah dalam merespons potensi krisis air bersih dan krisis pangan akibat musim kemarau panjang.
”Langkah strategis ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Makassar agar penanganan tanggap darurat bencana kekeringan berjalan secara tepat, terukur, dan responsif. Kami memastikan dari sisi dukungan anggaran dan kebijakan, seluruh upaya intervensi pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” ujar Dakhlan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Makassar berharap seluruh skema dukungan dana darurat serta teknis penyalurannya dapat segera disimulasikan, sehingga ketika dampak kekeringan meluas, tim di lapangan siap bertindak cepat tanpa terkendala urusan administrasi anggaran. (*)

