MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi kebakaran rumah pemukiman yang melanda kawasan Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, RT 004 / RW 009, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (22/8/2026) subuh.
Peristiwa naas tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.30 WITA. Berdasarkan kronologi awal, kobaran api tiba-tiba terlihat oleh warga bersumber dari bagian belakang lemari es di salah satu rumah warga, yang diduga kuat dipicu akibat arus pendek atau korsleting listrik.
Menerima laporan warga, Tim BPBD Kota Makassar melalui Regu 2 Pos Unit Tamalanrea bersama jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, TNI/Polri, PLN, serta elemen RT/RW setempat langsung mendatangi lokasi.
Sebanyak 7 unit armada damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke area pemukiman padat lainnya.
BPBD Makassar mencatat, dampak sementara mencatat sebanyak 10 unit bangunan terdampak, dengan rincian 6 unit rusak berat (2 rumah tinggal, 2 rumah kos, dan 2 ruko usaha fotokopi serta toko hijab), 2 unit rumah rusak sedang, serta 2 unit rumah kos mengalami rusak ringan.

Pihak BPBD Makassar menyebut, total korban terdampak mencapai 9 KK dengan 37 jiwa, yang terdiri dari 11 laki-laki dewasa, 16 perempuan dewasa, 4 anak laki-laki, 4 anak perempuan, 1 balita laki-laki, dan 1 bayi perempuan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar para korban pascabencana.
Baca Juga : SIGAP PESISIR BPBD Makassar Resmi Masuk IGA 2026, Waktu Respons Bencana Berhasil Dipangkas Jadi 15 Menit
”Tim TRC BPBD Kota Makassar sudah berada di lapangan sejak awal kejadian untuk melakukan kaji cepat, koordinasi lintas sektor, serta pendataan warga terdampak. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan darurat berjalan lancar dan menyalurkan bantuan logistik mendesak seperti terpal, family kit, first aid kit, baby kit, serta perlengkapan tidur dan pakaian layak bagi 37 jiwa yang terdampak,” tegas Dr. H.M. Fadli Tahar.
Hingga saat ini, proses pemadaman dan pendinginan telah selesai dilakukan. Akses menuju lokasi kejadian dipastikan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Sehingga mempermudah pendistribusian bantuan darurat dan pendirian posko penanganan di sekitar lokasi,” tutup Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar. (*).

