MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar kembali mengangkut bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 407 koli bantuan diberangkatkan menggunakan KM Lambelu dari Pelabuhan Makassar menuju Pelabuhan Maumere. Bantuan tersebut merupakan gabungan kiriman dari Jakarta dan bantuan yang dihimpun masyarakat NTT di Makassar.
Kepala Cabang PELNI Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan PELNI berkomitmen mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dengan memanfaatkan konektivitas kapal yang melayani rute menuju wilayah NTT.
“PELNI berkomitmen membantu memperlancar distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. Kami tidak hanya menerima bantuan yang transit dari Jakarta, tetapi juga memfasilitasi bantuan yang dihimpun masyarakat NTT di Makassar agar dapat segera dikirim dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ridwan.
Pada pengiriman menggunakan KM Lambelu, total bantuan yang dimuat mencapai 407 koli dengan volume sekitar 29,2 ton/m³.
Jumlah tersebut terdiri atas 121 koli bantuan transit dari Jakarta dengan volume sekitar 24,2 ton/m³ serta 286 koli bantuan yang dihimpun dari Makassar dengan volume sekitar 5 ton/m³.
Bantuan dari Jakarta merupakan kiriman Partai Golkar yang sebelumnya diangkut menggunakan KM Dobonsolo.
Dari total 200 koli jumbo bag dengan volume sekitar 40 ton/m³, sebanyak 121 koli atau sekitar 24,2 ton/m³ telah dimuat ke KM Lambelu.

Sementara itu, 79 koli lainnya dengan volume sekitar 15,8 ton/m³ akan diangkut menggunakan KM Bukit Siguntang pada 11 September 2026.
Adapun bantuan yang dihimpun di Makassar berasal dari Garda Flobamora Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut berjumlah 286 koli yang terdiri atas 180 koli beras, 19 koli pakaian layak pakai, dan 87 koli paket kebutuhan pokok.
Paket kebutuhan pokok tersebut antara lain berisi makanan ringan, minyak goreng, tepung, mi instan, perlengkapan bayi, hingga perlengkapan mandi.
Ridwan mengatakan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.
“Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya bersama membantu saudara-saudara kita di NTT. PELNI akan terus memberikan dukungan melalui konektivitas laut yang kami miliki agar bantuan dapat dikirim secara aman dan tepat waktu,” katanya.
KM Lambelu telah berangkat dari Pelabuhan Makassar pada Senin (7/9) pukul 21.00 WITA dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Maumere pada Rabu (9/9) sekitar pukul 03.00 WITA.
Selama masa tanggap bencana, PELNI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.
Pengangkutan bantuan dilakukan dengan memanfaatkan layanan kapal PELNI yang melayani rute reguler menuju NTT sehingga bantuan dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)



