MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Dr. H. Muh. Fadli Tahar, menjadi salah satu trainer dalam kegiatan Public Speaking yang digelar Pokja Bunda PAUD Kota Makassar di Hotel Aryaduta Makassar, Rabu (23/9/2026).
Dalam kegiatan bertema “Speak with Confidence, Heart & Impact: Membangun Kepercayaan Diri dan Komunikasi Inspiratif untuk Penguatan PAUD” tersebut, Fadli Tahar membawakan materi Hypno Public Speaking.
Materi tersebut diarahkan untuk membantu peserta membangun kepercayaan diri sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif saat menyampaikan pesan di hadapan publik.
Kegiatan ini diikuti pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Makassar, serta para guru PAUD.
Kemampuan public speaking dinilai penting bagi Bunda PAUD dan guru karena peran mereka tidak hanya berhubungan dengan anak-anak, tetapi juga dengan orang tua, tenaga pendidik, pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, Melinda menekankan pentingnya penguatan kapasitas komunikasi bagi para Bunda PAUD dan guru dalam menjalankan perannya sebagai bagian dari ekosistem pendidikan anak usia dini.
Menurut Melinda, usia dini merupakan fase penting dalam perjalanan kehidupan seseorang. Pada fase tersebut, karakter, rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta berbagai potensi dasar mulai tumbuh dan berkembang.
“Namun, untuk dapat menggerakkan dan menginspirasi, tentu dibutuhkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik,” ujar Melinda.
Ia menjelaskan, pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. PAUD merupakan sebuah ekosistem yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan Bunda PAUD.
Karena itu, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu modal penting bagi Bunda PAUD untuk menjalankan peran sebagai penggerak, motivator, komunikator, sekaligus mitra berbagai pihak dalam mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini.
Melinda juga menegaskan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara di depan banyak orang. Lebih dari itu, komunikasi harus mampu membuat pesan dipahami, diterima, dan mendorong orang lain melakukan hal-hal positif.
Menurutnya, kemampuan mendengarkan juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif.
“Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang seberapa baik kita berbicara, tetapi juga seberapa baik kita mendengarkan,” katanya.
Selain Fadli Tahar yang membawakan materi Hypno Public Speaking, kegiatan tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. H. Muhammad Hidayat dengan materi “Pentingnya Public Speaking sebagai Kunci Kesuksesan”.
Turut hadir CEO dan Founder Growth Indonesia, Dr. Irwani Pane, yang membawakan materi “Cara Public Speaking yang Baik untuk Guru PAUD.”
Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung public speaking. Praktik tersebut menjadi bagian dari kegiatan untuk mengasah kepercayaan diri, kemampuan menyampaikan gagasan, serta membangun komunikasi yang efektif dan inspiratif.
Melinda berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas Bunda PAUD dan guru PAUD dalam menyampaikan berbagai program kepada masyarakat. Dengan kemampuan komunikasi yang semakin baik, diharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat terhadap program pendidikan anak usia dini juga semakin luas.
“Jangan takut salah ketika berbicara. Jangan takut untuk tampil. Karena setiap suara yang disampaikan dengan niat baik dapat menjadi awal dari sebuah perubahan,” pesan Melinda. (Adv)



