MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) bersama Serikat Karyawan (SEKAWAN) Bank Sulselbar, resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit periode 2026–2029.
Pembentukan lembaga ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi, membangun hubungan industrial yang sehat, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Pengukuhan dan sosialisasi LKS Bipartit Bank Sulselbar ini didasarkan pada Surat Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Makassar Nomor: 500.15.13.2/2834/DISNAKER/VI/2026 tertanggal 24 Juli 2026, tentang Tanda Bukti Pencatatan Pembentukan dan Berita Acara Pemberitahuan Pengurus LKS Bipartit Bank Sulselbar, serta Nomor Bukti Pencatatan: 345/LKS-BIPARTIT/BANK SULSELBAR/MKS/VI/2026 tertanggal 29 Juni 2026.
Berdasarkan susunan pengurus yang ditetapkan, Hendra Saad dipercaya sebagai Ketua, didampingi Fadli Yasin sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, posisi Sekretaris I diisi oleh Hartani Djurnie, dan We Maratika Padmasani sebagai Sekretaris II. Jajaran kepengurusan ini juga diperkuat oleh sejumlah anggota, di antaranya Amin Mahmud, Muh Daehur Hafsir, Muhammad Iqbal, Irham Muin, Hasman Hamid, Akhmad Ridha Adbas, Andi Andy Muhammad Mubara, serta Steve Budianto Nyoto.
Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait pembentukan wadah dialog produktif ini. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara manajemen dan serikat karyawan melalui LKS Bipartit merupakan bentuk komitmen bersama untuk memajukan perusahaan.
”Terbentuknya LKS Bipartit Bank Sulselbar menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Management dan Serikat Karyawan (SEKAWAN) dalam membangun komunikasi, hubungan industrial, dan lingkungan kerja yang harmonis. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Management Bank Sulselbar atas dukungan dan komitmennya. Semoga LKS Bipartit ini menjadi ruang dialog yang produktif, menghadirkan solusi yang konstruktif, serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan seluruh insan Bank Sulselbar,” ujar Hartani Djurnie, Selasa (29/9/2026).

Adapun LKS Bipartit Bank Sulselbar periode 2026–2029 ini, mengusung empat tujuan utama pembentukan, yaitu:
Menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di PT Bank Sulselbar.
Mendorong komunikasi dua arah antara manajemen dan perwakilan pekerja.
Membuka ruang konsultasi dan musyawarah atas isu hubungan industrial.
Mendukung pengembangan hubungan industrial untuk menjaga stabilitas pertumbuhan dan perkembangan bank serta kesejahteraan karyawan.
Melalui kolaborasi bertajuk “Kolaborasi untuk Harmoni dan Kemajuan Bersama”, manajemen dan SEKAWAN Bank Sulselbar optimis dapat terus bersinergi dalam mewujudkan visi perusahaan yang sehat dan berkelanjutan. (Adv)



