MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mendorong Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar untuk menggelar pertemuan rutin setiap bulan. Langkah ini diambil guna memastikan persoalan ketenagakerjaan dan pembahasan pengupahan dapat diselesaikan secara berkesinambungan tanpa menunggu terjadinya penumpukan masalah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa komunikasi berkala antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sangat krusial dalam menjaga iklim investasi sekaligus kesejahteraan buruh.
Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri acara Coffee Morning bersama LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar di Hotel Ibis City Center, Jalan Maipa, Kamis (8/10/2026).

Munafri menilai, kehadiran pemerintah dalam forum ini adalah sebagai pihak netral yang memfasilitasi dialog objektif antara kebutuhan buruh dan kemampuan dunia usaha.
“Di sinilah pemerintah harus benar-benar jeli memastikan posisi sebagai middle man antara pengusaha dan pekerja,” ujar Munafri.
Menurutnya, penentuan formulasi upah tidak dapat diputuskan dari satu sudut pandang saja. Keseimbangan antara daya beli pekerja dan keberlanjutan operasional perusahaan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di Kota Makassar.
Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi
Dalam forum tersebut, Munafri juga memaparkan indikator perekonomian Kota Makassar yang mencatatkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi Makassar tercatat meningkat dari 6,61 persen pada kuartal pertama menjadi 7,04 persen pada kuartal kedua.
Meski demikian, mantan CEO PSM Makassar ini menekankan agar capaian statistik tersebut tidak berhenti di atas kertas. Hasil pembangunan ekonomi daerah harus berbanding lurus dengan peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya para pekerja.
“Kita tidak mau angka pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tidak memberikan dampak apa-apa terhadap masyarakat yang ada di kota ini. Pertumbuhan 7 persen ini harusnya berdampak benar-benar nyata,” tegas Munafri.
Ia menambahkan, kestabilan ekonomi daerah sangat bergantung pada sinergi tiga elemen utama dalam forum tripartit. Sinergi ini juga menjadi fondasi bagi Makassar untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah pusat.
Antisipasi Dinamika Regulasi
Selain pengupahan, forum bulanan tersebut ditargetkan menjadi wadah mitigasi terhadap perubahan regulasi ketenagakerjaan secara cepat. Munafri meminta seluruh pemangku kepentingan segera duduk bersama setiap kali ada aturan baru dari pemerintah pusat.
Melalui mekanisme dialog yang konsisten, setiap potensi konflik industrial diharapkan dapat diurai lebih dini sebelum berkembang menjadi gejolak yang mengganggu aktivitas perekonomian kota. (Adv)



