MENITNEWS.CO.ID, MILAN — AC Milan dihadapkan pada situasi pelik di sektor pertahanan menyusul cedera parah yang membekap bek tengah Matteo Gabbia.
Pemain berusia 26 tahun tersebut dipastikan harus menepi dalam jangka panjang dan baru bisa kembali merumput pada tahun depan.
Berdasarkan laporan BolaSportcom, cedera tersebut didapat Gabbia saat Milan menghadapi Sassuolo pada pekan keenam Liga Italia di Mapei Stadium.
Ketika pertandingan baru berjalan sekitar 15 menit, ia berupaya menutup pergerakan Armand Lauriente sebelum mengalami masalah pada kaki kirinya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka otot yang melibatkan sebagian tendon pada kaki pemain bernomor punggung 46 itu.
Gabbia dijadwalkan menjalani tes lanjutan guna memastikan kebutuhan tindakan operasi atau opsi terapi konservatif.
Krisis Pilihan di Jantung Pertahanan
Absennya Gabbia mempersempit opsi pelatih Ruben Amorim di lini belakang.
Saat ini, juru taktik asal Portugal tersebut praktis hanya mengandalkan Koni De Winter, Strahinja Pavlovic, Mario Gila, dan Fikayo Tomori untuk posisi bek tengah.
Klub juga memiliki dua pemain muda, Sankhoun Diawara dan Valeri Vladimirov.
Namun, mengandalkan pemain belia di tengah jadwal padat kompetisi level tinggi seperti Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Europa dinilai sebagai risiko besar.
Pada bursa transfer musim panas lalu, manajemen I Rossoneri sempat memilih tidak mendatangkan bek tambahan karena kendala harga di pasaran.
Kebijakan tersebut kini memaksa klub mengubah strategi menyongsong jendela transfer paruh musim pada Januari mendatang.
Dilema Bursa Transfer dan Opsi Agen Bebas
Sejumlah nama besar seperti Goncalo Inacio dan Kim Min-jae kembali dikaitkan dengan AC Milan.
Kendati demikian, banderol harga yang tinggi membuat perekrutan pemain bintang di tengah musim menjadi tantangan tersendiri.
Opsi mendatangkan pemain berstatus agen bebas kini mencuat sebagai alternatif realistis.
Selain tidak memerlukan biaya transfer, beberapa pemain bebas agen dinilai sudah siap langsung diturunkan dengan kualitas mumpuni.
Nama yang secara mengejutkan masuk dalam radar adalah Francesco Acerbi, mantan bek sentral Inter Milan yang kini berstatus tanpa klub.
Kontrak bek berusia 38 tahun tersebut tidak diperpanjang Inter setelah musim 2025-2026 berakhir, seiring kebijakan peremajaan skuad rival sekota Milan itu.
Rekam Jejak dan Pengalaman Acerbi
Selama berseragam Inter Milan sejak musim 2022-2023, Acerbi mencatatkan total 148 penampilan di berbagai ajang.
Ia turut berperan penting dalam raihan dua gelar Serie A, dua trofi Coppa Italia, dua Supercoppa Italiana, serta dua kali mengantar Nerazzurri menjadi runner-up Liga Champions.
Meskipun usianya tidak lagi muda, pemilik 34 caps bersama Timnas Italia ini masih mencatatkan 26 penampilan pada musim terakhirnya di Inter.
Sebelumnya, pemain berpengalaman ini juga pernah memperkuat AC Milan pada periode 2012-2013. (*)



