Transformasi Berlliana Lovell: Dari Penyintas Kanker hingga Keputusan Ubah Imej

Kolase potret Berlliana Lovell saat tampil berhijab, dicapture Minggu (19/7/2026). (Dok: Instagram/berlliana.lovell)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Transformasi gaya hidup dan karier tengah dijalani oleh figur publik Berlliana Lovell. Di balik popularitasnya saat ini, aktris dan konten kreator tersebut pernah melewati masa-masa berat ketika berjuang melawan penyakit kanker pada masa lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Banjarmasinpost dan Tribunnews pada Senin (12/10/2026), Berlliana pertama kali menerima vonis kanker pada tahun 2013 silam. Ia harus melalui proses pengobatan panjang hingga akhirnya dinyatakan remisi pada tahun 2017.

Awal Mula Gejala dan Reaksi Pertama

Kisah tersebut berawal dari kecurigaannya terhadap sebuah benjolan kecil berwarna merah di bagian dada. Benjolan tersebut tidak terasa gatal, namun menimbulkan rasa ngilu ketika disentuh.

Pada tahap awal, ia mengira kondisi itu sekadar pembengkakan kelenjar getah bening biasa. Namun, pemeriksaan medis lebih lanjut menegaskan diagnosis penyakit serius yang harus dihadapinya.

Mendengar vonis tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dicerna seketika. Ia mengaku sempat terdiam dan berada dalam fase penolakan (denial) sebelum akhirnya bisa meluapkan emosi dan kesedihannya beberapa hari kemudian.

Selama menjalani kemoterapi, tubuhnya kerap merasakan lemas dan nyeri akibat efek samping pengobatan. Kendati demikian, ia konsisten melanjutkan seluruh rangkaian perawatan medis hingga kondisinya berangsur membaik.

Pandangan Setara Sesama Pejuang Kanker

Meski telah melewati pengalaman bertahun-tahun melawan penyakit mematikan, Berlliana menolak jika perjuangannya dianggap lebih berat dibandingkan pasien lain. Menurutnya, setiap orang yang menghadapi ujian kesehatan serupa memiliki beban dan tantangan yang sama besar.

“Perjuangannya sama dengan yang lainnya. Pasti berat, nggak ada yang lebih berat atau lebih ringan sih menurut aku kalau soal kanker,” ujar Berlliana di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Pengalaman hidup tersebut membentuk kesadaran pentingnya deteksi dini. Ia mengingatkan kaum perempuan agar tidak mengabaikan perubahan fisik yang tidak biasa dan segera memeriksakan diri ke tenaga medis.

Perubahan Citra Diri dan Karier

Selain pengalaman kesehatannya, perubahan signifikan juga terjadi pada citra publik Berlliana. Ia secara perlahan meninggalkan imej seksi yang melekat pada dirinya di media sosial dan beralih menyajikan konten keseharian.

Keputusan tersebut diambil setelah ia mendengarkan masukan dari pihak keluarga serta proses pendewasaan diri. Berdasarkan catatan Wartakotalive pada Senin (3/8/2026), ia menegaskan keinginannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari sebelumnya.

Dalam perannya sebagai konten kreator, ia menekankan pentingnya konsistensi dan kreativitas dalam mengulik isu yang sedang hangat. Ia juga berpesan kepada kreator muda agar tetap menikmati proses berkarya tanpa takut kehilangan penonton. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan