MENITNEWS.CO.ID, TAKALAR — Sebanyak 40 unit rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, resmi diserahterimakan. Pembangunan infrastruktur hunian ini rampung melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada warga Desa Panyangkalang, Dg Kebo, serta sejumlah penerima manfaat lainnya pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa proyek pembangunan ini memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. Pengerjaannya diselesaikan tepat waktu dalam kurun waktu empat bulan berkat sinergi dengan jajaran TNI AD.
“Hari ini alhamdulillah sudah selesai 40 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah melalui APBD tahun anggaran 2026 dengan bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin,” ujar Andi Sudirman melalui keterangan tertulis.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko beserta jajaran atas keterlibatan aktif dalam merampungkan pembangunan tersebut.
Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Firdaus Dg Manye, Bupati Jeneponto Paris Yasir, Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Abd Rahman Assagaf, serta Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Winarno Eka Putra.
Suasana Haru dan Doa bagi Penerima Manfaat

Di tengah peresmian tersebut, suasana berubah haru ketika Gubernur Sulsel menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu warga yang seharusnya menjadi penerima bantuan, yakni Dg Kuasa.
Almarhum dikabarkan meninggal dunia sebelum sempat menempati rumah barunya. Atas keputusan pihak berwenang, hak atas hunian tersebut diserahkan sepenuhnya kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dorongan Proyek Percontohan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana menjadikan program penyediaan hunian di Takalar ini sebagai acuan bagi daerah lain. Proyek ini diharapkan dapat direplikasi oleh pemerintah kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
“Ini kita akan menjadikan pilot project untuk mendorong kabupaten/kota melakukan hal yang sama, membangun rumah untuk masyarakat kita yang membutuhkan,” kata Andi Sudirman.
Pihaknya menekankan agar setiap program pembangunan infrastruktur dasar harus berorientasi langsung pada kebutuhan riil warga. Dengan tersedianya hunian yang memenuhi standar kesehatan dan keselamatan, kualitas hidup keluarga penerima manfaat diharapkan dapat berangsur meningkat. (Adv)



